Studi literatur pengaruh pemberian daun kelor (moringa oleifera) terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu Postpartum
Categorie(s):
S1 kebidanan
Author(s):
Asiah
Tahun:
2023
Kode:
.
NIM Mahasiswa:
202162048
Nama Mahasiswa:
Asiah
Nama Penulis:
Asiah
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Additional Info:
ga ada
ISSN/ISBN:
.
eISSN/eISBN:
.
Keyword(s):
Daun kelor
DOI:
Asiah
Abstract :
ABSTRAK
ASI merupakan salah satu sumber makanan yang terbaik bagi bayi yang baru lahir karena memiliki banyak zat penting guna meningkatkan kekebalan terhadap penyakit. Penurunan produksi ASI dapat disebabkan karena kondisi stres ibu, lelah bekerja, kondisi kesehatan, produksi tidak lancar maupun psikologis ibu sendiri , hal yang dapat dilakukan untuk melancarkan produksi ASI dapat dilakukan secara farmakologi maupun non farmakologi. Penanganan Terapi farmakologis yaitu dengan pemberian obat gastrokinetik (Metokloramid) akan tetapi obat ini memiliki efek samping seperti keletihan, mengantuk, dan diare. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan memanfaatkan tanaman yang dapat meningkatkan produksi ASI. Protein yang terdapat pada daun kelor diketahui dapat mempengaruhi produksi ASI. Sejumlah asam amino dari protein tersebut terdiri dari arginin, histidin, lisin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, leusin, isoleusin, dan valin. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian daun kelor (Moringa Oleifera) terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian daun kelor (Moringa Oleifera) terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum berdasarkan literature review
ASI merupakan salah satu sumber makanan yang terbaik bagi bayi yang baru lahir karena memiliki banyak zat penting guna meningkatkan kekebalan terhadap penyakit. Penurunan produksi ASI dapat disebabkan karena kondisi stres ibu, lelah bekerja, kondisi kesehatan, produksi tidak lancar maupun psikologis ibu sendiri , hal yang dapat dilakukan untuk melancarkan produksi ASI dapat dilakukan secara farmakologi maupun non farmakologi. Penanganan Terapi farmakologis yaitu dengan pemberian obat gastrokinetik (Metokloramid) akan tetapi obat ini memiliki efek samping seperti keletihan, mengantuk, dan diare. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan memanfaatkan tanaman yang dapat meningkatkan produksi ASI. Protein yang terdapat pada daun kelor diketahui dapat mempengaruhi produksi ASI. Sejumlah asam amino dari protein tersebut terdiri dari arginin, histidin, lisin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, leusin, isoleusin, dan valin. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian daun kelor (Moringa Oleifera) terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian daun kelor (Moringa Oleifera) terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum berdasarkan literature review