PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PEMULIHAN TERHADAP STATUS GIZI BALITA GIZI KURANG DI PUSKESMAS RAWAT INAP SUBAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Athahya nadhifa erwin
Tahun:
2025
NIM Mahasiswa:
202131015
Nama Mahasiswa:
ATHAHYA NADHIFA ERWIN
Nama Penulis:
Athahya nadhifa erwin
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
PMT-P, balita, gizi kurang, status gizi
Abstract :
Gizi kurang pada balita masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia
yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu intervensi
yang dilakukan pemerintah adalah Program Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-
P) untuk balita gizi kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian PMT-P terhadap perubahan status gizi balita gizi kurang. jenis penelitian
ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest.
Subjek penelitian adalah balita gizi kurang yang diberikan PMT-P selama 60 hari.
Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan paired sample
t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata z-score status gizi balita sebelum
intervensi sebesar -2,37 dan meningkat menjadi -1,77 setelah intervensi, dengan
kenaikan 0,60 poin. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan
bermakna antara status gizi sebelum dan sesudah pemberian PMT-P (p < 0,05).
Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian PMT-P sesuai standar berpengaruh
signifikan terhadap perbaikan status gizi balita gizi kurang, sehingga program ini
perlu terus dioptimalkan dengan dukungan pola asuh makan, ketersediaan pangan
rumah tangga, dan edukasi gizi kepada orang tua.
yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu intervensi
yang dilakukan pemerintah adalah Program Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-
P) untuk balita gizi kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian PMT-P terhadap perubahan status gizi balita gizi kurang. jenis penelitian
ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest.
Subjek penelitian adalah balita gizi kurang yang diberikan PMT-P selama 60 hari.
Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan paired sample
t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata z-score status gizi balita sebelum
intervensi sebesar -2,37 dan meningkat menjadi -1,77 setelah intervensi, dengan
kenaikan 0,60 poin. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan
bermakna antara status gizi sebelum dan sesudah pemberian PMT-P (p < 0,05).
Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian PMT-P sesuai standar berpengaruh
signifikan terhadap perbaikan status gizi balita gizi kurang, sehingga program ini
perlu terus dioptimalkan dengan dukungan pola asuh makan, ketersediaan pangan
rumah tangga, dan edukasi gizi kepada orang tua.