GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA TENTANG PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI RENGAS

Author(s):
   Maryatim
Tahun:
   2025
Nama Mahasiswa:
 MARYATIM
Nama Penulis:
 MARYATIM
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Abstract :
GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA TENTANG PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI RENGAS

Maryatim ABSTRAK
Modal dasar pembentukan manusia berkualitas dimulai sejak bayi dalam kandungan dan
dilanjutkan dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) sejak dini, khususnya ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Rendahnya pemberian ASI eksklusif dapat menjadi ancaman bagi tumbuh kembang anak yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu faktor yang berperan dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga tentang pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sungai Rengas.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2026 di wilayah kerja Puskesmas Sungai Rengas. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 6 bulan pada periode JuliSeptember 2025 sebanyak 69 orang. Sampel penelitian berjumlah 59 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 59 responden, sebagian besar ibu memiliki dukungan keluarga tentang pemberian ASI eksklusif dalam kategori kurang baik, yaitu sebesar 52,5%. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga terhadap ibu menyusui masih belum optimal dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.Disarankan kepada Puskesmas Sungai Rengas dan petugas kesehatan untuk meningkatkan promosi dan edukasi mengenai ASI eksklusif dengan melibatkan keluarga secara aktif, khususnya suami dan anggota keluarga lainnya, guna meningkatkan dukungan keluarga terhadap ibu menyusui.

Kata Kunci : ASI Ekslusif, Dukungan Keluarga