PENGARUH PEMBERIAN BAYAM MERAH TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB PADA IBU HAMIL
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
Sindang Sari Pangaribuan
Tahun:
2026
NIM Mahasiswa:
202462085
Nama Mahasiswa:
SINDANG SARI PANGARIBUAN
Nama Penulis:
Sindang Sari Pangaribuan
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
anemia, bayam merah, hemoglobin, ibu hamil
Abstract :
STUDI LITERATUR PENGARUH PEMBERIAN BAYAM MERAH
TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB
PADA IBU HAMIL
Sindang Sari Pangaribuan
ABSTRAK
Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional
yang berkontribusi terhadap peningkatan angka kematian ibu dan bayi, terutama
di negara berkembang. World Health Organization melaporkan bahwa anemia
selama kehamilan meningkatkan risiko komplikasi obstetri seperti perdarahan
postpartum, persalinan prematur, dan berat badan lahir rendah. Di Indonesia,
berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 prevalensi anemia pada ibu
hamil mencapai 27,7%, yang menunjukkan bahwa masalah ini masih menjadi
tantangan serius dalam pelayanan kesehatan maternal. Salah satu upaya
nonfarmakologis yang potensial dalam pencegahan dan penanganan anemia
adalah pemanfaatan pangan lokal, seperti bayam merah yang kaya zat besi dan
antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian
bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil
berdasarkan studi literatur. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi
literatur terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada
periode 20212025, yang diperoleh melalui Google Scholar dan diseleksi
berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dengan kata kunci Bayam Merah AND
Hemoglobin AND Ibu Hamil sebanyak 5 artikel penelitian. Hasil kajian
menunjukkan bahwa kadar Hb ibu hamil sebelum intervensi umumnya berada
pada kategori anemia ringan hingga sedang, dan seluruh penelitian melaporkan
adanya peningkatan kadar Hb yang bermakna setelah pemberian bayam merah
dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa bayam merah
terbukti efektif sebagai intervensi gizi berbasis pangan lokal dalam meningkatkan
kadar Hb pada ibu hamil. Disarankan agar tenaga kesehatan mengintegrasikan
edukasi konsumsi bayam merah dalam pelayanan antenatal, serta mendorong
penelitian lanjutan terkait variasi olahan dan durasi intervensi yang optimal.
Kata kunci: anemia, bayam merah, hemoglobin, ibu hamil
TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB
PADA IBU HAMIL
Sindang Sari Pangaribuan
ABSTRAK
Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional
yang berkontribusi terhadap peningkatan angka kematian ibu dan bayi, terutama
di negara berkembang. World Health Organization melaporkan bahwa anemia
selama kehamilan meningkatkan risiko komplikasi obstetri seperti perdarahan
postpartum, persalinan prematur, dan berat badan lahir rendah. Di Indonesia,
berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 prevalensi anemia pada ibu
hamil mencapai 27,7%, yang menunjukkan bahwa masalah ini masih menjadi
tantangan serius dalam pelayanan kesehatan maternal. Salah satu upaya
nonfarmakologis yang potensial dalam pencegahan dan penanganan anemia
adalah pemanfaatan pangan lokal, seperti bayam merah yang kaya zat besi dan
antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian
bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil
berdasarkan studi literatur. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi
literatur terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada
periode 20212025, yang diperoleh melalui Google Scholar dan diseleksi
berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dengan kata kunci Bayam Merah AND
Hemoglobin AND Ibu Hamil sebanyak 5 artikel penelitian. Hasil kajian
menunjukkan bahwa kadar Hb ibu hamil sebelum intervensi umumnya berada
pada kategori anemia ringan hingga sedang, dan seluruh penelitian melaporkan
adanya peningkatan kadar Hb yang bermakna setelah pemberian bayam merah
dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa bayam merah
terbukti efektif sebagai intervensi gizi berbasis pangan lokal dalam meningkatkan
kadar Hb pada ibu hamil. Disarankan agar tenaga kesehatan mengintegrasikan
edukasi konsumsi bayam merah dalam pelayanan antenatal, serta mendorong
penelitian lanjutan terkait variasi olahan dan durasi intervensi yang optimal.
Kata kunci: anemia, bayam merah, hemoglobin, ibu hamil