PENGARUH TEKNIK BABY SOLUS PER AQUA TERHADAP BERAT BADAN BAYI

Categorie(s):
   SKRIPSI
Author(s):
   HESTI RAHMAWATI
Tahun:
   2026
NIM Mahasiswa:
 202422167
Nama Mahasiswa:
 HESTI RAHMAWATI
Nama Penulis:
 HESTI RAHMAWATI
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
baby solus per aqua, bayi, berat badan
Abstract :
Masalah pertumbuhan bayi, khususnya berat badan yang tidak optimal, masih menjadi tantangan kesehatan global dan nasional karena berkontribusi terhadap meningkatnya risiko morbiditas dan mortalitas bayi. Secara global, gangguan pertumbuhan pada masa bayi berkaitan erat dengan kualitas nutrisi dan stimulasi dini, sedangkan di Indonesia kasus berat badan lahir rendah dan kenaikan berat badan yang tidak adekuat masih menjadi perhatian dalam upaya peningkatan derajat kesehatan anak. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang berkembang adalah teknik baby solus per aqua, yang mengombinasikan terapi air dan stimulasi sentuhan untuk mendukung pertumbuhan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik baby solus per aqua terhadap berat badan bayi berdasarkan studi literatur. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dengan metode scoping review melalui penelusuran artikel ilmiah pada basis data Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 20212025. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi pola hasil penelitian terkait perubahan berat badan bayi sebelum dan setelah intervensi. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa seluruh artikel yang direview melaporkan adanya peningkatan berat badan bayi setelah diberikan teknik baby solus per aqua, dengan hasil yang konsisten pada berbagai kelompok usia bayi. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik baby solus per aqua berkontribusi positif dalam mendukung pertumbuhan berat badan bayi. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa teknik baby solus per aqua merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam membantu peningkatan berat badan bayi. Disarankan agar tenaga kesehatan mengintegrasikan edukasi dan pendampingan terkait teknik ini dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak serta mendorong penelitian lanjutan dengan desain yang lebih kuat.