PENGARUH POSISI TIDUR SEMI-FOWLER TERHADAP PERUBAHAN (KENAIKAN) NILAI SATURASI OKSIGEN (SPO2) PADA PASIEN GAGAL JANTUNG
Author(s):
PATAS,SIREGAR
Tahun:
2025
NIM Mahasiswa:
202422169
Nama Mahasiswa:
PATAS SIREGAR
Item Type:
Journal
Keyword(s):
Pengaruh,Posisi,Tidur,Semi,Fowler,Terhadap,Perubahan,(Kenaikan),Nilai,Saturasi,Oksigen,(Spo2),Pada,Pasien,Gagal,Jantung
Abstract :
PENGARUH POSISI TIDUR SEMI-FOWLER TERHADAP
PERUBAHAN (KENAIKAN) NILAI SATURASI OKSIGEN
(SPO2) PADA PASIEN GAGAL JANTUNG
Patas Siregar
ABSTRAK
Posisi Semi-Fowler merupakan salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sering digunakan untuk meningkatkan oksigenasi pada pasien dengan gangguan pernapasan dan penyakit kardiovaskular, khususnya gagal jantung kongestif. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk menganalisis dan mensintesis hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh posisi Semi-Fowler terhadap peningkatan saturasi oksigen (SpO) pada pasien dengan gangguan oksigenasi. Metode yang digunakan adalah Literature Review dengan penelusuran artikel ilmiah nasional yang dipublikasikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Proses seleksi artikel dilakukan secara sistematis melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi sesuai dengan pedoman PRISMA, serta kerangka kerja Arksey dan OMalley.lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kritis berdasarkan karakteristik responden, desain penelitian, sudut elevasi posisi Semi-Fowler, durasi intervensi, dan perubahan nilai SpO. Hasil kajian menunjukkan bahwa seluruh penelitian melaporkan adanya peningkatan saturasi oksigen setelah pemberian posisi Semi-Fowler, dengan variasi sudut elevasi antara 15 hingga 45. Peningkatan SpO yang paling optimal ditemukan pada sudut 3045, yang secara fisiologis mendukung peningkatan ventilasi alveolar, perbaikan rasio ventilasiperfusi, serta penurunan beban kerja jantung.Sintesis hasil menunjukkan bahwa posisi Semi-Fowler berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas paru, optimalisasi kerja diafragma, serta pengurangan kongesti paru pada pasien dengan gagal jantung dan gangguan pernapasan. Dengan demikian, posisi Semi-Fowler terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan mandiri yang sederhana, aman, dan berbasis bukti dalam meningkatkan status oksigenasi pasien. Studi literatur ini merekomendasikan penerapan posisi Semi-Fowler sebagai bagian dari standar asuhan keperawatan untuk pasien dengan gangguan oksigenasi.
Kata kunci: posisi Semi-Fowler, saturasi oksigen, SpO, gagal jantung, studi literature
PERUBAHAN (KENAIKAN) NILAI SATURASI OKSIGEN
(SPO2) PADA PASIEN GAGAL JANTUNG
Patas Siregar
ABSTRAK
Posisi Semi-Fowler merupakan salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sering digunakan untuk meningkatkan oksigenasi pada pasien dengan gangguan pernapasan dan penyakit kardiovaskular, khususnya gagal jantung kongestif. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk menganalisis dan mensintesis hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh posisi Semi-Fowler terhadap peningkatan saturasi oksigen (SpO) pada pasien dengan gangguan oksigenasi. Metode yang digunakan adalah Literature Review dengan penelusuran artikel ilmiah nasional yang dipublikasikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Proses seleksi artikel dilakukan secara sistematis melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi sesuai dengan pedoman PRISMA, serta kerangka kerja Arksey dan OMalley.lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kritis berdasarkan karakteristik responden, desain penelitian, sudut elevasi posisi Semi-Fowler, durasi intervensi, dan perubahan nilai SpO. Hasil kajian menunjukkan bahwa seluruh penelitian melaporkan adanya peningkatan saturasi oksigen setelah pemberian posisi Semi-Fowler, dengan variasi sudut elevasi antara 15 hingga 45. Peningkatan SpO yang paling optimal ditemukan pada sudut 3045, yang secara fisiologis mendukung peningkatan ventilasi alveolar, perbaikan rasio ventilasiperfusi, serta penurunan beban kerja jantung.Sintesis hasil menunjukkan bahwa posisi Semi-Fowler berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas paru, optimalisasi kerja diafragma, serta pengurangan kongesti paru pada pasien dengan gagal jantung dan gangguan pernapasan. Dengan demikian, posisi Semi-Fowler terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan mandiri yang sederhana, aman, dan berbasis bukti dalam meningkatkan status oksigenasi pasien. Studi literatur ini merekomendasikan penerapan posisi Semi-Fowler sebagai bagian dari standar asuhan keperawatan untuk pasien dengan gangguan oksigenasi.
Kata kunci: posisi Semi-Fowler, saturasi oksigen, SpO, gagal jantung, studi literature