HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN LAYANAN PESAN ANTAR MAKANAN ONLINE DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI SMA N 4 KOTA JAMBI
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
Imelda Irawan Putri
Tahun:
2025
Nama Penulis:
Imelda Irawan Putri
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Abstract :
Masa remaja merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan pemenuhan gizi seimbang agar tercapai kesehatan optimal di masa depan. Status gizi remaja dipengaruhi berbagai faktor, di antaranya pola makan, aktivitas fisik, serta gaya hidup. Perkembangan teknologi menghadirkan media sosial dan layanan pesan antar makanan online yang berpotensi besar memengaruhi kebiasaan konsumsi. Media sosial dengan fungsi persuasifnya mendorong remaja mengikuti tren makanan cepat saji, sementara layanan pesan antar makanan online memudahkan akses terhadap makanan praktis yang sering tinggi kalori dan rendah serat. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gizi kurang maupun gizi lebih. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan penggunaan media sosial dan layanan pesan antar makanan online dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 4 Kota Jambi. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 81 siswa kelas XII yang dipilih melalui proportional random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner intensitas penggunaan media sosial (SIPMS), kuesioner layanan pesan antar makanan online, serta pengukuran antropometri menggunakan indikator IMT/U. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji ChiSquare Pearson (=0,05). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki intensitas penggunaan media sosial kategori sedang (58%) dan aktif menggunakan layanan pesan antar makanan online (81,5%). Status gizi responden didominasi gizi baik (53,1%), diikuti gizi lebih (34,6%) dan gizi kurang (12,3%). Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan status gizi (p=0,000) serta layanan pesan antar makanan online dengan status gizi (p=0,002).Kesimpulannya, penggunaan media sosial dan layanan pesan antar makanan online memengaruhi pola konsumsi remaja yang berdampak pada status gizi. Edukasi gizi dan pengendalian penggunaan teknologi diperlukan agar remaja dapat menjaga pola makan seimbang. Kata kunci: media sosial, layanan pesan antar makanan online, status gizi, remaja.