Gambaran Karaktteristik Pada Penderita HIV/AIDDS di Puskesmass Simpang Kawat Kota Jambi
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
Wilda Berlianty
Tahun:
2026
NIM Mahasiswa:
202221061
Nama Mahasiswa:
WILDA BERLIANTY
Nama Penulis:
Wilda Berlianty
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
HIV/AIDS, karakteristik, faktor penularan, stadium klinis, Puskesmas.
Abstract :
HIV/AIDS masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian karena jumlah kasusnya terus meningkat dan berdampak terhadap kualitas hidup penderitanya. Mengetahui karakteristik penderita HIV/AIDS penting sebagai dasar dalam penyusunan program pencegahan, pengobatan, dan pengendalian HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik penderita HIV/AIDS di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi berdasarkan usia, jenis kelamin, status pernikahan, faktor penularan, stadium klinis, dan lama terkonfirmasi HIV. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 279 penderita HIV/AIDS yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis pasien sebagai data sekunder, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 2635 tahun sebanyak 112 orang (40,1%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 233 orang (83,5%), berstatus belum menikah sebanyak 195 orang (69,9%), memiliki faktor penularan terbanyak melalui Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) sebanyak 181 orang (64,87%), berada pada stadium klinis I sebanyak 207 orang (74,2%), serta telah terkonfirmasi HIV selama 15 tahun sebanyak 124 orang (44,4%).Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penderita HIV/AIDS di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi didominasi oleh laki-laki usia produktif, belum menikah, dengan faktor penularan terbanyak melalui LSL, mayoritas berada pada stadium klinis I, serta telah terkonfirmasi HIV selama 15 tahun. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan upaya promosi kesehatan, deteksi dini, pendampingan, dan pelayanan HIV/AIDS secara komprehensif.