Studi literatur faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pada pengobatan hipertensi
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahmona Apriyani (20250122075)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
Rahmona Apriyani
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Dukungan Keluarga, Hipertensi, Kepatuhan Pengobatan, Studi
Literatur.
Abstract :
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Pada Pengobatan
Hipertensi
Rahmona Apriyani
ABSTRAK
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang sering kali tidak
menunjukkan gejala awal sehingga memerlukan regimen pengobatan
jangka panjang. Kepatuhan pengobatan menjadi faktor penentu utama
dalam mengendalikan tekanan darah dan mencegah komplikasi serius
seperti stroke dan gagal jantung. Salah satu determinan penguat yang
memegang peranan krusial dalam membentuk perilaku patuh ini adalah
dukungan dari pihak keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
dan
mensintesis
secara
komprehensif
berbagai
faktor
yang
mempengaruhi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan
hipertensi, dengan fokus mendalam pada peran serta kontribusi dukungan
keluarga. Metode penelitian ini menggunakan rancangan studi literatur
dengan pendekatan naratif sistematis. Pencarian artikel ilmiah dibatasi
pada periode publikasi tahun 20212025 melalui basis data Google
Scholar,
PubMed,
Sinta,
ScienceDirect,
SpringerLink,
dan
BMC.
Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, diperoleh 5 artikel
utama yang memenuhi syarat untuk ditelaah dan disintesis. Hasil analisis
literatur secara konsisten menunjukkan bahwa dukungan keluarga
memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan tingkat kepatuhan
minum obat dan kepatuhan kontrol berobat pada pasien hipertensi,
dengan nilai signifikansi statistik berkisar antara p = 0,000 hingga p =
0,022. Pengaruh positif tersebut mewujud secara multidimensional
melalui
empat
dimensi
utama,
meliputi
dukungan
informasional,
emosional, instrumental, dan penilaian. Pasien hipertensi yang tidak
mendapatkan dukungan keluarga yang memadai dilaporkan memiliki
risiko ketidakpatuhan 2 hingga 4 kali lebih besar dibandingkan pasien yang
memperoleh dukungan yang baik. Dukungan keluarga merupakan
prediktor
fundamental
yang
kuat
dalam
menurunkan
hambatan
psikososial,
memperkuat
motivasi
intrinsik,
serta
meningkatkan
kepatuhan pengobatan pasien secara berkelanjutan. Oleh karena itu,
disarankan bagi institusi pelayanan kesehatan untuk secara aktif dan
terstruktur melibatkan anggota keluarga sebagai pengawas minum obat
dalam program intervensi asuhan keperawatan.
Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Hipertensi, Kepatuhan Pengobatan, Studi
Literatur.
Hipertensi
Rahmona Apriyani
ABSTRAK
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang sering kali tidak
menunjukkan gejala awal sehingga memerlukan regimen pengobatan
jangka panjang. Kepatuhan pengobatan menjadi faktor penentu utama
dalam mengendalikan tekanan darah dan mencegah komplikasi serius
seperti stroke dan gagal jantung. Salah satu determinan penguat yang
memegang peranan krusial dalam membentuk perilaku patuh ini adalah
dukungan dari pihak keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
dan
mensintesis
secara
komprehensif
berbagai
faktor
yang
mempengaruhi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan
hipertensi, dengan fokus mendalam pada peran serta kontribusi dukungan
keluarga. Metode penelitian ini menggunakan rancangan studi literatur
dengan pendekatan naratif sistematis. Pencarian artikel ilmiah dibatasi
pada periode publikasi tahun 20212025 melalui basis data Google
Scholar,
PubMed,
Sinta,
ScienceDirect,
SpringerLink,
dan
BMC.
Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, diperoleh 5 artikel
utama yang memenuhi syarat untuk ditelaah dan disintesis. Hasil analisis
literatur secara konsisten menunjukkan bahwa dukungan keluarga
memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan tingkat kepatuhan
minum obat dan kepatuhan kontrol berobat pada pasien hipertensi,
dengan nilai signifikansi statistik berkisar antara p = 0,000 hingga p =
0,022. Pengaruh positif tersebut mewujud secara multidimensional
melalui
empat
dimensi
utama,
meliputi
dukungan
informasional,
emosional, instrumental, dan penilaian. Pasien hipertensi yang tidak
mendapatkan dukungan keluarga yang memadai dilaporkan memiliki
risiko ketidakpatuhan 2 hingga 4 kali lebih besar dibandingkan pasien yang
memperoleh dukungan yang baik. Dukungan keluarga merupakan
prediktor
fundamental
yang
kuat
dalam
menurunkan
hambatan
psikososial,
memperkuat
motivasi
intrinsik,
serta
meningkatkan
kepatuhan pengobatan pasien secara berkelanjutan. Oleh karena itu,
disarankan bagi institusi pelayanan kesehatan untuk secara aktif dan
terstruktur melibatkan anggota keluarga sebagai pengawas minum obat
dalam program intervensi asuhan keperawatan.
Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Hipertensi, Kepatuhan Pengobatan, Studi
Literatur.