Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kondisi Plantar Fasciitis Dextra Dengan Modalitas TENS, US dan Terapi Latihan di Klinik Fisioterapi Villa Gading
Author(s):
Handina Aupa Dasiba (202351007)
Tahun:
2026
NIM Mahasiswa:
2023 51 007
Nama Mahasiswa:
HANDINA AUPA DASIBA
Nama Penulis:
HANDINA AUPA DASIBA
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Plantar Fasciitis Dextra, Ultrasound, TENS, Terapi Latihan
Abstract :
Latar Belakang: Plantar fasciitis dextra merupakan peradangan atau iritasi pada plantar fascia yang menyebabkan nyeri pada tumit, keterbatasan lingkup gerak sendi, penurunan kekuatan otot, serta gangguan aktivitas fungsional. Kondisi ini sering terjadi akibat aktivitas berlebihan, penggunaan alas kaki yang tidak sesuai, dan peningkatan beban pada kaki.
Tujuan: Untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi dengan modalitas Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Ultrasound, dan terapi latihan dalam mengurangi nyeri, meningkatkan lingkup gerak sendi, kekuatan otot, serta aktivitas fungsional pada kasus plantar fasciitis dextra.
Hasil: Setelah dilakukan terapi sebanyak 4 kali dengan modalitas TENS. Ultrasound, dan terapi latihan, diperoleh hasil adanya penurunan nyeri tekan dari nilai 6 menjadi 4, nyeri gerak dari nilai 5 menjadi 2, peningkatan lingkup gerak sendi ankle pada gerakan dorsofleksi dari S: 20-0-30 menjadi S: 20 0-33, serta peningkatan aktivitas fungsional pasien.
Kesimpulan: TENS, Ultrasound, dan terapi latihan dapat membantu mengurangi nyeri, meningkatkan lingkup gerak sendi, serta meningkatkan aktivitas fungsional pada pasien kondisi plantar fasciitis dextra.
Tujuan: Untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi dengan modalitas Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Ultrasound, dan terapi latihan dalam mengurangi nyeri, meningkatkan lingkup gerak sendi, kekuatan otot, serta aktivitas fungsional pada kasus plantar fasciitis dextra.
Hasil: Setelah dilakukan terapi sebanyak 4 kali dengan modalitas TENS. Ultrasound, dan terapi latihan, diperoleh hasil adanya penurunan nyeri tekan dari nilai 6 menjadi 4, nyeri gerak dari nilai 5 menjadi 2, peningkatan lingkup gerak sendi ankle pada gerakan dorsofleksi dari S: 20-0-30 menjadi S: 20 0-33, serta peningkatan aktivitas fungsional pasien.
Kesimpulan: TENS, Ultrasound, dan terapi latihan dapat membantu mengurangi nyeri, meningkatkan lingkup gerak sendi, serta meningkatkan aktivitas fungsional pada pasien kondisi plantar fasciitis dextra.