HUBUNGAN SELF CARE MANAGEMENT DENGAN PENGENDALIAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SUNGAI RENGAS
Author(s):
PAUZIAH
Tahun:
2026
NIM Mahasiswa:
202422145
Nama Mahasiswa:
PAUZIAH
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Abstract :
ABSTRAK
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan
komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Self care management
merupakan upaya mandiri pasien dalam mengontrol hipertensi melalui kepatuhan
minum obat, pengaturan pola makan, aktivitas fisik, manajemen stres, dan
pemantauan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan self
care management dengan pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi di
Puskesmas Sungai Rengas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan
pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 159 responden dengan teknik
accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Hypertension
Self Management Behavior Questionnaire (HSMBQ) dan pemeriksaan tekanan
darah, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian
menunjukkan sebagian besar responden memiliki self care management kategori
cukup. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara
self care management dengan tekanan darah sistolik (p-value=0,035) dan diastolik
(p-value=0,041). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self
care management dengan pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi di
Puskesmas Sungai Rengas. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan
edukasi terkait self care management pada pasien hipertensi.
Kata kunci: hipertensi, self care management, tekanan darah.
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan
komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Self care management
merupakan upaya mandiri pasien dalam mengontrol hipertensi melalui kepatuhan
minum obat, pengaturan pola makan, aktivitas fisik, manajemen stres, dan
pemantauan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan self
care management dengan pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi di
Puskesmas Sungai Rengas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan
pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 159 responden dengan teknik
accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Hypertension
Self Management Behavior Questionnaire (HSMBQ) dan pemeriksaan tekanan
darah, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian
menunjukkan sebagian besar responden memiliki self care management kategori
cukup. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara
self care management dengan tekanan darah sistolik (p-value=0,035) dan diastolik
(p-value=0,041). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self
care management dengan pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi di
Puskesmas Sungai Rengas. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan
edukasi terkait self care management pada pasien hipertensi.
Kata kunci: hipertensi, self care management, tekanan darah.