EFEKTIVITAS FOOT MASSAGE TERHADAP SKALA NYERI POST SECTIO CAESAREA

Categorie(s):
   Studi Literatur
Author(s):
   MARETHA,HANDAYANI,NADAPDAP
Tahun:
   2025
NIM Mahasiswa:
 202422149
Nama Mahasiswa:
 MARETHA HANDAYANI NADAPDAP
Nama Penulis:
 MARETHA HANDAYANI NADAPDAP
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
foot massage, nyeri, sectio caesarea
DOI:
MARETHA HANDAYANI NADAPDAP
Abstract :
ABSTRAK
Sectio caesarea (SC) merupakan tindakan pembedahan yang sering dilakukan dan disertai nyeri sedang sampai berat pada 2472 jam pertama pascaoperasi. Nyeri yang tidak tertangani dapat mengganggu mobilisasi dini, proses menyusui, dan bonding ibubayi, serta meningkatkan risiko komplikasi. Foot massage sebagai terapi nonfarmakologis dipandang potensial untuk menurunkan nyeri post SC secara aman dan sederhana. Tujuan penelitian adalah diketahui efektivitas foot massage terhadap skala nyeri pada ibu post sectio caesarea berdasarkan studi literatur. Penelitian ini menggunakan desain studi literatur dengan pendekatan scoping review. Pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci foot massage AND nyeri post sectio caesarea. Kriteria inklusi meliputi artikel full text, desain eksperimental atau quasi-eksperimen, berbahasa Indonesia atau Inggris, dipublikasikan tahun 20212025, dan menilai skala nyeri post SC setelah intervensi foot massage. Lima artikel yang memenuhi kriteria dianalisis secara deskriptif naratif. Seluruh studi menunjukkan bahwa skala nyeri sebelum intervensi berada pada kategori nyeri sedang (NRS 57) dan menurun menjadi nyeri ringan (NRS 24) setelah foot massage. Penurunan rerata skala nyeri berkisar 24 poin. Uji statistik (paired sample t-test atau independent t-test) di semua artikel menunjukkan nilai p = 0,000, yang mengindikasikan bahwa foot massage efektif menurunkan nyeri post SC secara bermakna. Foot massage dapat direkomendasikan sebagai intervensi komplementer dalam manajemen nyeri post sectio caesarea di fasilitas pelayanan kesehatan. Perawat perlu dilatih teknik foot massage yang standar, dan penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi durasi, frekuensi, dan kombinasi foot massage dengan intervensi nonfarmakologis lain.