GAMBARAN PENGETAHUAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELITUS
Categorie(s):
No. Tingkat Jumlah Persentse (%) 1. Baik 23 76,7% 2. Cukup 7 23,3% 3. Kurang 0 0 Jumlah 30 100%
Author(s):
ERLI DAHNIATI
Tahun:
2025
Kode:
Wawancara, observasi,
NIM Mahasiswa:
202422132
Nama Mahasiswa:
ERLI DAHNIATI
Nama Penulis:
ERLI DAHNIATI
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
ISSN/ISBN:
P ISSN 2621-9530 e ISSN 2621-9514
eISSN/eISBN:
P ISSN 2621-9530 e ISSN 2621-9514
Keyword(s):
diabetes melitus, diet, pengetahuan
DOI:
https://doi.org/10.2337/dc23-Sint
Abstract :
STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGETAHUAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELITUS
Erli Dahniati
ABSTRAK
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang menjadi masalah kesehatan global dan nasional akibat peningkatan prevalensi, angka komplikasi, serta beban ekonomi yang ditimbulkannya. World Health Organization melaporkan bahwa diabetes berkontribusi signifikan terhadap mortalitas dan morbiditas global, sementara di Indonesia prevalensinya terus meningkat berdasarkan data Riskesdas dan laporan Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Salah satu pilar utama pengelolaan diabetes melitus adalah pengaturan diet, yang keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan diet pada penderita diabetes melitus berdasarkan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan scoping review terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam kurun waktu 20212025. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dan jurnal terakreditasi, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan diet pada penderita diabetes melitus bervariasi dari kategori kurang hingga baik, dengan sebagian besar penelitian melaporkan pengetahuan pada kategori cukup hingga baik. Namun demikian, masih ditemukan proporsi penderita dengan pengetahuan rendah, terutama terkait pengaturan jumlah, jenis, dan jadwal makan. Studi juga menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan diet dengan kepatuhan diet dan pengendalian glikemik. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengetahuan diet memiliki peran penting dalam pengelolaan diabetes melitus, sehingga diperlukan upaya peningkatan edukasi diet yang berkelanjutan. Disarankan agar institusi pendidikan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya memperkuat intervensi edukasi diet, serta penderita diabetes melitus lebih aktif dalam mengikuti program edukasi guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.
Kata kunci: diabetes melitus, diet, pengetahuan
Erli Dahniati
ABSTRAK
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang menjadi masalah kesehatan global dan nasional akibat peningkatan prevalensi, angka komplikasi, serta beban ekonomi yang ditimbulkannya. World Health Organization melaporkan bahwa diabetes berkontribusi signifikan terhadap mortalitas dan morbiditas global, sementara di Indonesia prevalensinya terus meningkat berdasarkan data Riskesdas dan laporan Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Salah satu pilar utama pengelolaan diabetes melitus adalah pengaturan diet, yang keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan diet pada penderita diabetes melitus berdasarkan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan scoping review terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam kurun waktu 20212025. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dan jurnal terakreditasi, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan diet pada penderita diabetes melitus bervariasi dari kategori kurang hingga baik, dengan sebagian besar penelitian melaporkan pengetahuan pada kategori cukup hingga baik. Namun demikian, masih ditemukan proporsi penderita dengan pengetahuan rendah, terutama terkait pengaturan jumlah, jenis, dan jadwal makan. Studi juga menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan diet dengan kepatuhan diet dan pengendalian glikemik. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengetahuan diet memiliki peran penting dalam pengelolaan diabetes melitus, sehingga diperlukan upaya peningkatan edukasi diet yang berkelanjutan. Disarankan agar institusi pendidikan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya memperkuat intervensi edukasi diet, serta penderita diabetes melitus lebih aktif dalam mengikuti program edukasi guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.
Kata kunci: diabetes melitus, diet, pengetahuan