STUDI LITERATUR EFEKTIVITAS DAUN SIRIH (PIPER BETLE) SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER UNTUK KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
IDA FRANSISKA
Tahun:
2026
NIM Mahasiswa:
202462090
Nama Mahasiswa:
IDA FRANSISKA
Nama Penulis:
IDA FRANSISKA
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
keputihan, remaja putri, daun sirih, terapi komplementer, studi literatur.
Abstract :
Efektivitas Daun Sirih (Piper Betle) Sebagai Terapi Komplementer
Untuk Keputihan Pada Remaja Putri
IDA FRASNSIKA
ABSTRAK
Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Keputihan patologis yang tidak ditangani dengan tepat berisiko menyebabkan infeksi berulang dan gangguan kesehatan reproduksi. Salah satu terapi pendamping yang dapat digunakan adalah daun sirih (Piper betle) yang memiliki sifat antiseptik, antibakteri, dan antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas daun sirih sebagai terapi komplementer dalam mengurangi keluhan keputihan pada remaja putri berdasarkan studi literatur. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dengan menelaah 5 artikel penelitian nasional yang dipublikasikan pada tahun 20202025 dan diperoleh melalui database Google Scholar dan jurnal terakreditasi. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli yang membahas penggunaan daun sirih terhadap keputihan pada remaja putri dan tersedia dalam bentuk full text, sedangkan artikel yang tidak relevan dikeluarkan dari kajian. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil antar penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun sirih mengandung senyawa aktif seperti eugenol, kavikol, flavonoid, dan tanin yang berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab keputihan. Sebagian besar penelitian melaporkan adanya penurunan gejala keputihan seperti berkurangnya rasa gatal, bau tidak sedap, serta jumlah cairan vagina setelah penggunaan rebusan daun sirih sebagai bilasan area genital luar. Disimpulkan bahwa daun sirih efektif sebagai terapi komplementer dalam membantu mengurangi keluhan keputihan pada remaja putri apabila digunakan secara tepat dan aman, namun tidak menggantikan terapi medis pada keputihan patologis berat.
Kata kunci: keputihan, remaja putri, daun sirih, terapi komplementer, studi literatur.
Untuk Keputihan Pada Remaja Putri
IDA FRASNSIKA
ABSTRAK
Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Keputihan patologis yang tidak ditangani dengan tepat berisiko menyebabkan infeksi berulang dan gangguan kesehatan reproduksi. Salah satu terapi pendamping yang dapat digunakan adalah daun sirih (Piper betle) yang memiliki sifat antiseptik, antibakteri, dan antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas daun sirih sebagai terapi komplementer dalam mengurangi keluhan keputihan pada remaja putri berdasarkan studi literatur. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dengan menelaah 5 artikel penelitian nasional yang dipublikasikan pada tahun 20202025 dan diperoleh melalui database Google Scholar dan jurnal terakreditasi. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli yang membahas penggunaan daun sirih terhadap keputihan pada remaja putri dan tersedia dalam bentuk full text, sedangkan artikel yang tidak relevan dikeluarkan dari kajian. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil antar penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun sirih mengandung senyawa aktif seperti eugenol, kavikol, flavonoid, dan tanin yang berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab keputihan. Sebagian besar penelitian melaporkan adanya penurunan gejala keputihan seperti berkurangnya rasa gatal, bau tidak sedap, serta jumlah cairan vagina setelah penggunaan rebusan daun sirih sebagai bilasan area genital luar. Disimpulkan bahwa daun sirih efektif sebagai terapi komplementer dalam membantu mengurangi keluhan keputihan pada remaja putri apabila digunakan secara tepat dan aman, namun tidak menggantikan terapi medis pada keputihan patologis berat.
Kata kunci: keputihan, remaja putri, daun sirih, terapi komplementer, studi literatur.