STUDI LITERATUR FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETERATURAN SIKLUS MENTRUASI PADA REMAJA PUTRI
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
NURHAYATI
Tahun:
2026
NIM Mahasiswa:
202422159
Nama Mahasiswa:
NURHAYATI
Nama Penulis:
NURHAYATI
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
aktivitas fisik, remaja putri, siklus menstruasi, status gizi, stres,
Abstract :
STUDI LITERATUR FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN
DENGAN KETERATURAN SIKLUS MENTRUASI
PADA REMAJA PUTRI
NURHAYATI
ABSTRAK
Masa remaja merupakan periode penting dalam perkembangan kesehatan
reproduksi, yang salah satu indikatornya adalah keteraturan siklus menstruasi.
Ketidakteraturan siklus menstruasi masih banyak dialami oleh remaja putri dan
dapat berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, serta kualitas hidup. Berbagai
faktor diduga berhubungan dengan keteraturan siklus menstruasi, di antaranya
status gizi, tingkat stres, dan aktivitas fisik. Namun, masih diperlukan kajian
komprehensif untuk memahami faktor-faktor tersebut secara menyeluruh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri melalui studi literatur. Metode
penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelusuri artikel ilmiah
melalui basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Garuda. Artikel
yang dipilih merupakan penelitian nasional dan internasional yang dipublikasikan
dalam rentang waktu 510 tahun terakhir, tersedia dalam teks lengkap, serta
relevan dengan topik penelitian. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria
inklusi dianalisis secara deskriptif naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa status
gizi, tingkat stres, dan aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan
keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri. Remaja dengan status gizi tidak
normal, tingkat stres tinggi, serta aktivitas fisik yang tidak seimbang cenderung
mengalami siklus menstruasi tidak teratur. Faktor-faktor tersebut mempengaruhi
keseimbangan hormon reproduksi melalui mekanisme biologis dan psikologis.
Kesimpulan dari studi literatur ini adalah bahwa keteraturan siklus menstruasi
pada remaja putri dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan,
khususnya status gizi, tingkat stres, dan aktivitas fisik. Oleh karena itu, diperlukan
upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan reproduksi remaja untuk
menjaga keteraturan siklus menstruasi.
Kata kunci : aktivitas fisik, remaja putri, siklus menstruasi, status gizi, stres,
DENGAN KETERATURAN SIKLUS MENTRUASI
PADA REMAJA PUTRI
NURHAYATI
ABSTRAK
Masa remaja merupakan periode penting dalam perkembangan kesehatan
reproduksi, yang salah satu indikatornya adalah keteraturan siklus menstruasi.
Ketidakteraturan siklus menstruasi masih banyak dialami oleh remaja putri dan
dapat berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, serta kualitas hidup. Berbagai
faktor diduga berhubungan dengan keteraturan siklus menstruasi, di antaranya
status gizi, tingkat stres, dan aktivitas fisik. Namun, masih diperlukan kajian
komprehensif untuk memahami faktor-faktor tersebut secara menyeluruh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri melalui studi literatur. Metode
penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelusuri artikel ilmiah
melalui basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Garuda. Artikel
yang dipilih merupakan penelitian nasional dan internasional yang dipublikasikan
dalam rentang waktu 510 tahun terakhir, tersedia dalam teks lengkap, serta
relevan dengan topik penelitian. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria
inklusi dianalisis secara deskriptif naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa status
gizi, tingkat stres, dan aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan
keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri. Remaja dengan status gizi tidak
normal, tingkat stres tinggi, serta aktivitas fisik yang tidak seimbang cenderung
mengalami siklus menstruasi tidak teratur. Faktor-faktor tersebut mempengaruhi
keseimbangan hormon reproduksi melalui mekanisme biologis dan psikologis.
Kesimpulan dari studi literatur ini adalah bahwa keteraturan siklus menstruasi
pada remaja putri dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan,
khususnya status gizi, tingkat stres, dan aktivitas fisik. Oleh karena itu, diperlukan
upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan reproduksi remaja untuk
menjaga keteraturan siklus menstruasi.
Kata kunci : aktivitas fisik, remaja putri, siklus menstruasi, status gizi, stres,