GAMBARAN KEPATUHAN PENGELOLAAN DIABETES MELITUS PADA PASIEN DI POLI PENYAKIT DALAM RS MITRA KOTA JAMBI TAHUN 2025
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
MUHAMAD RICHO ANREYAN
Tahun:
2025
NIM Mahasiswa:
202422082
Nama Mahasiswa:
MUHAMAD RICHO ANDREYAN
Nama Penulis:
MUHAMAD RICHO ANDREYAN
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Kepatuhan, Diabetes Mellitus.
Abstract :
GAMBARAN KEPATUHAN PENGELOLAAN DIABETES MELLITUS PADA PASIEN DI POLI PENYAKIT DALAM RS MITRA
KOTA JAMBI TAHUN 2025
MUHAMAD RICHO ANDREYAN
ABSTRAK
Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang tinggi akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Di Indonesia, tren peningkatan kasus diabetes juga sangat mengkhawatirkan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa masih banyak tantangan dalam upaya pencegahan dan pengelolaan DM di Indonesia. Penderita DM tidak hanya menghadapi risiko komplikasi fisik, tetapi juga beban ekonomi dan psikologis akibat pengobatan jangka panjang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitaif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengelolaan diabetes mellitus pada pasien di Poli Penyakit Dalam RS Mitra Kota Jambi tahun 2025. Penelitian dilakukan di Poli Penyakit Dalam RS Mitra Kota Jambi pada tanggal 04 s/d 09 Agustus 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kunjungan pasien diabetes mellitus ke Poli dan terdaftar dalam buku register SIMRS RS Mitra Kota Jambi bulan Januari s/d Juni tahun 2025 sebanyak 529 orang dan jumlah sampel sebanyak 41 orang dimana pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kepatuhan pengelolaan diabetes mellitus kurang baik sebanyak 24 responden (58,5%) dan responden memiliki kepatuhan pengelolaan diabetes mellitus baik sebanyak 17 responden (41,5%). Disarankan untuk meningkatkan program edukasi kesehatan bagi pasien diabetes mellitus melalui penyuluhan rutin, konseling individual, serta penyediaan media informasi cetak maupun digital. Selain itu, monitoring dan evaluasi kepatuhan pasien secara berkala perlu dilakukan, khususnya pada aspek nonfarmakologis seperti pola makan, olahraga, dan pemeriksaan gula darah rutin. Pembentukan kelompok dukungan pasien atau komunitas diabetes juga dapat membantu memotivasi pasien dalam menjalankan gaya hidup sehat.
Kata Kunci : Kepatuhan, Diabetes Mellitus.
KOTA JAMBI TAHUN 2025
MUHAMAD RICHO ANDREYAN
ABSTRAK
Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang tinggi akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Di Indonesia, tren peningkatan kasus diabetes juga sangat mengkhawatirkan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa masih banyak tantangan dalam upaya pencegahan dan pengelolaan DM di Indonesia. Penderita DM tidak hanya menghadapi risiko komplikasi fisik, tetapi juga beban ekonomi dan psikologis akibat pengobatan jangka panjang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitaif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengelolaan diabetes mellitus pada pasien di Poli Penyakit Dalam RS Mitra Kota Jambi tahun 2025. Penelitian dilakukan di Poli Penyakit Dalam RS Mitra Kota Jambi pada tanggal 04 s/d 09 Agustus 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kunjungan pasien diabetes mellitus ke Poli dan terdaftar dalam buku register SIMRS RS Mitra Kota Jambi bulan Januari s/d Juni tahun 2025 sebanyak 529 orang dan jumlah sampel sebanyak 41 orang dimana pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kepatuhan pengelolaan diabetes mellitus kurang baik sebanyak 24 responden (58,5%) dan responden memiliki kepatuhan pengelolaan diabetes mellitus baik sebanyak 17 responden (41,5%). Disarankan untuk meningkatkan program edukasi kesehatan bagi pasien diabetes mellitus melalui penyuluhan rutin, konseling individual, serta penyediaan media informasi cetak maupun digital. Selain itu, monitoring dan evaluasi kepatuhan pasien secara berkala perlu dilakukan, khususnya pada aspek nonfarmakologis seperti pola makan, olahraga, dan pemeriksaan gula darah rutin. Pembentukan kelompok dukungan pasien atau komunitas diabetes juga dapat membantu memotivasi pasien dalam menjalankan gaya hidup sehat.
Kata Kunci : Kepatuhan, Diabetes Mellitus.