PENERAPAN PEMBERIAN BAWANG PUTIH UNTUK MENGATASI BERSIHAN JALAN NAPAS PADA TN.H TUBERKOLOSIS PARU DI RUANG ISOLASI RS JABAL RAHMAH MEDIKA MUARA BUNGO
Categorie(s):
skripsi
Author(s):
Siti Zahara ( 20250122323)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
Siti Zahara
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Tuberkolosi , Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Pemberian Bawang Putih
Abstract :
PENERAPAN PEMBERIAN BAWANG PUTIH UNTUK MENGATASI
BERSIHAN JALAN NAPAS PADA Tn.H TUBERKOLOSIS PARU DI
RUANG ISOLASI RS JABAL RAHMAH MEDIKA
MUARA BUNGO
Siti Zahara
Ns. Rahmi Dwi Yanti, M.Kep. 1 Ns. Maimaznah , M. Kep., Sp, Kep.Kom. 2
Tuberkulosis (TBC) Paru telah menyerang manusia sejak dahulu kala. Penyakit TBC menyerang
siapa saja dan di mana saja. Saat ini, TB Paru tetap menjadi penyebab terbesar dari kematian akibat
infeksi di dunia. Diperkirakan bahwa satu dari tiga pasien di dunia terinfeksi
MycobacteriumTuberculosis. Sekitar tiga juta orang di seluruh dunia meninggal akibat TB Paru
setiap tahunnya. Berdasarkan data rekam medis yang didapatkan pada RS Jabal Rahmah Medika
Muara Bungo pada tahun 2025 di dapatkan jumlah pasien dengan diagnosis Tuberkolosi sebanyak
375 pasien. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk menganalisis intensitas pernafasan, Saturasi
oksigen dan suara nafas tambahan pada pasien Tuberkolosi sebelum dan sesudah dilakukan tindakan
Pemberian Bawang Putih . Metode penulisan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus.
Subyek studi kasus yang dikaji adalah dua pasien Tuberkolosis dengan masalah keperawatan
bersihan jalan nafas tidak efektif. Penelitian ini menggunakan lembar observasi dan oksimetri. Hasil
pengkajian kedua pasien memiliki keluhan utama yang sama yaitu sesak nafas. Diagnosa
keperawatan prioritas pada kedua pasien adalah bersihan jalan nafas tidak efektif. Intervensi yang
dilakukan adalah monitor pola napas. Salah satu implementasi keperawatan yang dilakukan adalah
pemberian teknik Pemberian Bawang Putih. Hasil setelah dilakukan terapi kedua pasien menujukan
menstabilkan pernafasan dan saturasi oksigen dan suara nafas tambahan. Saran diharapakan bagi RS
Jabal Rahmah Medika bisa tindakan mengimplementasikan permberian bawang putih dalam
mengatasi tuberkolosis, Penerapan asuhan keperawatan dengan pemberian teknik Pemberian
Bawang Putih ini dapat dijadikan sumber penatalaksanaan menstabilakan RR dan saturasi oksigen
serta suara nafas tambahan dengan teknik nonfarmakologi pada pasien Tuberkolosis.
Kata Kunci : Tuberkolosi , Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Pemberian Bawang Putih
BERSIHAN JALAN NAPAS PADA Tn.H TUBERKOLOSIS PARU DI
RUANG ISOLASI RS JABAL RAHMAH MEDIKA
MUARA BUNGO
Siti Zahara
Ns. Rahmi Dwi Yanti, M.Kep. 1 Ns. Maimaznah , M. Kep., Sp, Kep.Kom. 2
Tuberkulosis (TBC) Paru telah menyerang manusia sejak dahulu kala. Penyakit TBC menyerang
siapa saja dan di mana saja. Saat ini, TB Paru tetap menjadi penyebab terbesar dari kematian akibat
infeksi di dunia. Diperkirakan bahwa satu dari tiga pasien di dunia terinfeksi
MycobacteriumTuberculosis. Sekitar tiga juta orang di seluruh dunia meninggal akibat TB Paru
setiap tahunnya. Berdasarkan data rekam medis yang didapatkan pada RS Jabal Rahmah Medika
Muara Bungo pada tahun 2025 di dapatkan jumlah pasien dengan diagnosis Tuberkolosi sebanyak
375 pasien. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk menganalisis intensitas pernafasan, Saturasi
oksigen dan suara nafas tambahan pada pasien Tuberkolosi sebelum dan sesudah dilakukan tindakan
Pemberian Bawang Putih . Metode penulisan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus.
Subyek studi kasus yang dikaji adalah dua pasien Tuberkolosis dengan masalah keperawatan
bersihan jalan nafas tidak efektif. Penelitian ini menggunakan lembar observasi dan oksimetri. Hasil
pengkajian kedua pasien memiliki keluhan utama yang sama yaitu sesak nafas. Diagnosa
keperawatan prioritas pada kedua pasien adalah bersihan jalan nafas tidak efektif. Intervensi yang
dilakukan adalah monitor pola napas. Salah satu implementasi keperawatan yang dilakukan adalah
pemberian teknik Pemberian Bawang Putih. Hasil setelah dilakukan terapi kedua pasien menujukan
menstabilkan pernafasan dan saturasi oksigen dan suara nafas tambahan. Saran diharapakan bagi RS
Jabal Rahmah Medika bisa tindakan mengimplementasikan permberian bawang putih dalam
mengatasi tuberkolosis, Penerapan asuhan keperawatan dengan pemberian teknik Pemberian
Bawang Putih ini dapat dijadikan sumber penatalaksanaan menstabilakan RR dan saturasi oksigen
serta suara nafas tambahan dengan teknik nonfarmakologi pada pasien Tuberkolosis.
Kata Kunci : Tuberkolosi , Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Pemberian Bawang Putih