HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI IBU TENTANG PIJAT BAYI USIA 0-11 BULAN UNTUK MENSTIMULASI SARAF MOTORIK DI PUSKESMAS KENALI BESAR KOTA JAMBI
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
Ida Royani,
Tahun:
2026
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Infant Massage, Knowledge, Maternal Motivation, Motor Development.
Abstract :
Pertumbuhan dan perkembangan bayi merupakan proses penting pada tahap-tahap awal
kehidupan. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan perkembangan motorik bayi adalah melalui pijat bayi.
Pijat bayi merupakan bentuk stimulasi sentuhan yang memiliki berbagai manfaat, antara lain
meningkatkan perkembangan motorik, memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan kualitas tidur,
serta memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayinya.
Namun, banyak ibu yang masih kurang memiliki pengetahuan mengenai manfaat dan
teknik yang tepat dalam melakukan pijat bayi, sehingga motivasi mereka untuk melakukannya pun rendah.
Pengetahuan yang memadai diharapkan dapat meningkatkan motivasi ibu untuk memberikan
pijat bayi secara tepat dan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara pengetahuan dan motivasi ibu mengenai pijat bayi
bagi bayi berusia 011 bulan guna meningkatkan perkembangan motorik di
, Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik kuantitatif
dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada periode
Maret hingga Agustus 2026. Populasi penelitian terdiri dari 324 ibu dengan bayi berusia
011 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kenali Besar, Kota
Jambi. Sebanyak 65 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data
dikumpulkan menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel, kemudian dianalisis
menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square pada tingkat
kepercayaan 95% ( = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
responden memiliki pengetahuan yang baik (36 responden; 55,4%) dan motivasi yang
tinggi (34 responden; 52,3%). Uji Chi-Square
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara pengetahuan
dan motivasi ibu terkait pijat bayi untuk bayi berusia 011 bulan guna meningkatkan
perkembangan motorik, dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulannya, terdapat
hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan motivasi ibu terkait
pijat bayi untuk bayi berusia 011 bulan. Pengetahuan ibu yang lebih baik
berkaitan dengan motivasi yang lebih tinggi untuk melakukan pijat bayi sebagai upaya mendukung
perkembangan motorik bayi. Para tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan
program pendidikan mengenai pijat bayi guna meningkatkan pengetahuan dan
motivasi ibu.
kehidupan. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan perkembangan motorik bayi adalah melalui pijat bayi.
Pijat bayi merupakan bentuk stimulasi sentuhan yang memiliki berbagai manfaat, antara lain
meningkatkan perkembangan motorik, memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan kualitas tidur,
serta memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayinya.
Namun, banyak ibu yang masih kurang memiliki pengetahuan mengenai manfaat dan
teknik yang tepat dalam melakukan pijat bayi, sehingga motivasi mereka untuk melakukannya pun rendah.
Pengetahuan yang memadai diharapkan dapat meningkatkan motivasi ibu untuk memberikan
pijat bayi secara tepat dan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara pengetahuan dan motivasi ibu mengenai pijat bayi
bagi bayi berusia 011 bulan guna meningkatkan perkembangan motorik di
, Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik kuantitatif
dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada periode
Maret hingga Agustus 2026. Populasi penelitian terdiri dari 324 ibu dengan bayi berusia
011 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kenali Besar, Kota
Jambi. Sebanyak 65 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data
dikumpulkan menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel, kemudian dianalisis
menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square pada tingkat
kepercayaan 95% ( = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
responden memiliki pengetahuan yang baik (36 responden; 55,4%) dan motivasi yang
tinggi (34 responden; 52,3%). Uji Chi-Square
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara pengetahuan
dan motivasi ibu terkait pijat bayi untuk bayi berusia 011 bulan guna meningkatkan
perkembangan motorik, dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulannya, terdapat
hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan motivasi ibu terkait
pijat bayi untuk bayi berusia 011 bulan. Pengetahuan ibu yang lebih baik
berkaitan dengan motivasi yang lebih tinggi untuk melakukan pijat bayi sebagai upaya mendukung
perkembangan motorik bayi. Para tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan
program pendidikan mengenai pijat bayi guna meningkatkan pengetahuan dan
motivasi ibu.