PENERAPAN TERAPI INHALASI UAP SEDERHANA UNTUK MENGATASI BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA PENDERITA ISPA
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
MASHABI (20250122322)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
MASHABI
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Bersihan Jalan Napas, Inhalasi Uap Sederhana, ISPA
Abstract :
PENERAPAN TERAPI INHALASI UAP SEDERHANA UNTUK
MENGATASI BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA
PENDERITA ISPA
Mashabi
ABSTRAK
Kejadian ISPA pada anak balita berkisar 3-6 kali setahun. Dari sekitar 450.000
kematian balita yang terjadi setiap tahunnya diperkirakan 150.000 diantaranya
disebabkan oleh ISPA.Subjek yang digunakan dalam setiap penelitian meliputi
balita dan anak usia prasekolah dengan lama pemberian terapi 10-15 menit
selama 3 hari. Masalah utama pada pasien ISPA adalah bersihan jalan nafas tidak
efektif,dengan usia balita dan anak prasekolah yang belum dapat melakukan batuk
efektif untuk membantu mengeluarkan dahak maka upaya yang dapat dilakukan
untuk mengatasi bersihan jalan nafas tidak efektif tersebut yaitu dapat dengan
intervensi pemberian inhalasi uap sederhana.Tujuan penelitian ini untuk
memperoleh gambaran implementasi tentang Inhalasi Uap sederhana dalam
mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada penderita ISPA.
Penelitian ini menggunakan metode literatur review yang menggambarkan
implementasi inhalasi uap sederhana untuk mengatasi bersihan jalan napas tidak
efektif pada penderita ISPA. Dengan menganalisis beberapa artikel untuk
memperoleh gambaran implementasi dari topik yang dibahas. Dalam penelitian ini
digunakan lima artikel yang relevan dengan judul penelitian untuk dilakukan
analisis sebegai penelitian. Dan hasil dari penelitian didapatkan dari lima artikel
tersebut bahwa penerapan terapi inhalasi uap sederhana dapat mengatasi bersihan
jalan napas tidak efektif dengan penurunan jumlah responden yang mengalami
masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada setiap penelitian. Saran Penulis
karya ilmiah ini dapat menjadi masukan bagi perawat sebagai salah satu intervensi
keperawatan untuk menggunakan Terapi Inhalasi Uap Sederhana pada pasien yang
mengalami Bersihan jalan nafas tidak efektif pada penderita ISPA.
MENGATASI BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA
PENDERITA ISPA
Mashabi
ABSTRAK
Kejadian ISPA pada anak balita berkisar 3-6 kali setahun. Dari sekitar 450.000
kematian balita yang terjadi setiap tahunnya diperkirakan 150.000 diantaranya
disebabkan oleh ISPA.Subjek yang digunakan dalam setiap penelitian meliputi
balita dan anak usia prasekolah dengan lama pemberian terapi 10-15 menit
selama 3 hari. Masalah utama pada pasien ISPA adalah bersihan jalan nafas tidak
efektif,dengan usia balita dan anak prasekolah yang belum dapat melakukan batuk
efektif untuk membantu mengeluarkan dahak maka upaya yang dapat dilakukan
untuk mengatasi bersihan jalan nafas tidak efektif tersebut yaitu dapat dengan
intervensi pemberian inhalasi uap sederhana.Tujuan penelitian ini untuk
memperoleh gambaran implementasi tentang Inhalasi Uap sederhana dalam
mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada penderita ISPA.
Penelitian ini menggunakan metode literatur review yang menggambarkan
implementasi inhalasi uap sederhana untuk mengatasi bersihan jalan napas tidak
efektif pada penderita ISPA. Dengan menganalisis beberapa artikel untuk
memperoleh gambaran implementasi dari topik yang dibahas. Dalam penelitian ini
digunakan lima artikel yang relevan dengan judul penelitian untuk dilakukan
analisis sebegai penelitian. Dan hasil dari penelitian didapatkan dari lima artikel
tersebut bahwa penerapan terapi inhalasi uap sederhana dapat mengatasi bersihan
jalan napas tidak efektif dengan penurunan jumlah responden yang mengalami
masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada setiap penelitian. Saran Penulis
karya ilmiah ini dapat menjadi masukan bagi perawat sebagai salah satu intervensi
keperawatan untuk menggunakan Terapi Inhalasi Uap Sederhana pada pasien yang
mengalami Bersihan jalan nafas tidak efektif pada penderita ISPA.