PENGARUH EKSTRAK DAUN KATUK TERHADAP KECUKUPAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM

Categorie(s):
   SKRIPSI
Author(s):
   SITI BADRIYAH (NPM 20250132040)
Tahun:
   2026
Nama Penulis:
 SITI BADRIYAH
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
ASI, ekstrak daun katuk, ibu postpartum, produksi ASI, Sauropus androgynus.
Abstract :
STUDI LITERATUR PENGARUH EKSTRAK DAUN KATUK TERHADAP KECUKUPAN PRODUKSI ASI PADA
IBU POSTPARTUM

ABSTRAK

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, tidak semua ibu postpartum mampu menghasilkan ASI yang cukup sehingga dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah pemberian ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus). Daun katuk mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, polifenol, steroid, vitamin, dan mineral yang berperan sebagai galaktagogum alami melalui stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin. Tujuan: Literature review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun katuk terhadap kecukupan produksi ASI pada ibu postpartum berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Hasil: Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel penelitian yang diperoleh melalui Google Scholar dan database pendukung lainnya pada tahun 20212025. Proses seleksi literatur dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil telaah terhadap lima jurnal menunjukkan bahwa ekstrak daun katuk efektif dalam meningkatkan produksi dan kecukupan ASI pada ibu postpartum maupun ibu menyusui. Sebagian besar penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian ekstrak daun katuk dengan nilai p-value < 0,05. Selain itu, ibu yang mendapatkan intervensi mengalami peningkatan produksi ASI, kelancaran pengeluaran ASI, dan kecukupan ASI yang lebih baik dibandingkan sebelum intervensi maupun kelompok kontrol. Kesimpulan: Ekstrak daun katuk terbukti efektif dalam meningkatkan kecukupan produksi ASI pada ibu postpartum. Ekstrak daun katuk dapat digunakan sebagai salah satu alternatif terapi nonfarmakologis yang aman, mudah diperoleh, ekonomis, dan efektif untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.

Kata Kunci: ASI, ekstrak daun katuk, ibu postpartum, produksi ASI, Sauropus androgynus.