FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI & TINGKAT PRODUKTIVITAS KERJA PARA TENAGA KESEHATAN

Categorie(s):
   STUDI LITERATUR
Author(s):
   NINE RAHMADIA, (20250112002)
Tahun:
   2026
Nama Penulis:
 NINE RAHMADIA
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Produktivitas kerja, Status Gizi, Tenaga Kesehatan.
Abstract :
Kualitas pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh kinerja dan produktivitas tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya. Produktivitas kerja dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Salah satu faktor internal yang memiliki peranan penting adalah status gizi. Status gizi tenaga kerja sangat berkaitan dengan produktivitas karena berhubungan langsung dengan tingkat energi, kebugaran, serta daya tahan tubuh. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, sebagian besar penduduk dewasa berada pada kategori status gizi normal, namun prevalensi overweight berkisar antara 1316% dan obesitas mencapai sekitar 2025%. Selain itu, secara global tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai sekitar 61%, dengan tingkat pengangguran sekitar 5% dan angka pekerja miskin sebesar 6,9%. Produktivitas kerja juga erat kaitannya dengan kualitas sumber daya manusia. Tingkat pendidikan, keterampilan, status kesehatan, dan status gizi merupakan faktor utama yang mempengaruhi kemampuan individu dalam bekerja secara produktif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi dan produktivitas kerja tenaga kesehatan, menghasilkan sejumlah artikel didapatkan dari portal jurnal Pubmed, DOAJ, Elsevier, Google Scholar dan Portal Garuda. Pencarian artikel menggunakan kata kunci yaitu status gizi & tingkat produktivitas kerja, kemudian disaring berdasarkan rentang waktu maksimal 5 tahun (2020-2025) sehingga didapatkan 161 artikel. Artikel disaring kembali sejumlah 78 artikel dengan melihat keseluruhan sehingga didapatkan 7 artikel yang sesuai dengan topik penelitian. Berdasarkan hasil telaah literatur ini dapat disimpulkan bahwa tingkat stress dan pola makan dapat mempengaruhi kondisi status gizi seseorang. Beban kerja serta status gizi merupakan faktor yang berhubungan dengan produktivitas kerja tenaga kesehatan. Beban kerja yang tinggi dan kelelahan kerja yang meningkat cenderung berkaitan dengan penurunan produktivitas kerja, sedangkan status gizi yang baik mendukung kemampuan tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas secara optimal.