ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG INTERNE RSUD H.ABDUL MANAP KOTA JAMBI

Categorie(s):
   SKRIPSI
Author(s):
   MITAHUL JANNAH (20250122175)
Tahun:
   2026
Nama Penulis:
 MITAHUL JANNAH
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Hipertensi, Asuhan Keperawatan, Perfusi Perifer, Nyeri Akut, Hipovolemia
Abstract :
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG INTERNE RSUD H. ABDUL MANAP
KOTA JAMBI

Mitahul Jannah

ABSTRAK

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat, dengan prevalensi di Indonesia mencapai 34,1%34,5% pada penduduk usia di atas 18 tahun, serta menempati peringkat kelima negara dengan penderita terbanyak di dunia. Penyakit ini dikenal sebagai silent killer karena seringkali tidak menunjukkan gejala hingga terjadi komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal. Faktor risiko yang berperan meliputi faktor yang tidak dapat diubah (usia, jenis kelamin, riwayat keluarga) dan faktor yang dapat dimodifikasi (pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, obesitas, merokok, serta stres). Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang dilakukan pada Ny. R, berusia 61 tahun, yang dirawat di Ruang Interne RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi pada tanggal 24 Februari 2026. Pengkajian dilakukan melalui anamnesa, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Hasil pengkajian menunjukkan tekanan darah 180/91 mmHg dengan keluhan utama sakit kepala, pusing, mual, muntah, dan kelemahan tubuh. Terdapat tiga diagnosis keperawatan yang muncul, yaitu: perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan peningkatan tekanan darah, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis, dan hipovolemia berhubungan dengan kekurangan asupan cairan. Intervensi keperawatan disusun mengacu pada Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI), meliputi pemantauan tanda vital, pengaturan posisi istirahat, manajemen nyeri nonfarmakologis, pemantauan keseimbangan cairan, edukasi pasien dan keluarga, serta kolaborasi pemberian obat antihipertensi dan cairan infus. Hasil evaluasi setelah tiga hari perawatan menunjukkan ketiga masalah keperawatan teratasi dengan baik, ditandai dengan penurunan tekanan darah menjadi 130/70 mmHg, berkurangnya keluhan nyeri kepala dan pusing, serta perbaikan status cairan dan nafsu makan pasien. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan asuhan keperawatan yang sistematis dan komprehensif efektif membantu menurunkan tekanan darah dan mengatasi masalah-masalah yang muncul pada pasien hipertensi. Peran perawat sebagai pemberi asuhan, edukator, dan kolaborator sangat penting dalam upaya pengendalian hipertensi serta pencegahan komplikasi. Disarankan agar pasien dan keluarga secara rutin melakukan pemantauan tekanan darah, menjaga pola makan rendah garam, dan rutin berobat untuk mencegah kekambuhan.

Kata kunci: Hipertensi, Asuhan Keperawatan, Perfusi Perifer, Nyeri Akut, Hipovolemia