Studi Literatur Gambaran Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi

Categorie(s):
   SKRIPSI
Author(s):
   FAUZIAH MELTA (NPM 20250122204)
Tahun:
   2026
Nama Penulis:
 FAUZIAH MELTA
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Hipertensi, kualitas hidup, lansia
Abstract :
ABSTRAK
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling sering terjadi pada lansia dan menjadi masalah kesehatan utama di berbagai negara. Peningkatan tekanan darah yang berlangsung dalam jangka panjang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal yang berdampak pada penurunan kualitas hidup lansia. Kualitas hidup merupakan indikator penting dalam menilai kesejahteraan fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan pada lansia penderita hipertensi. Tujuan penelitian diketahuinya gambaran kualitas hidup lansia penderita hipertensi berdasarkan hasil studi literatur. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan scoping review. Pencarian artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci "quality of life", "elderly", dan "hypertension" atau "kualitas hidup", "lansia", dan "hipertensi". Artikel yang direview merupakan artikel penelitian yang dipublikasikan pada tahun 20212026 sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 9 artikel yang terdiri dari 7 jurnal nasional dan 2 jurnal internasional dianalisis dalam studi ini. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa sebagian besar lansia penderita hipertensi memiliki kualitas hidup pada kategori baik. Tujuh dari sembilan artikel melaporkan mayoritas responden memiliki kualitas hidup yang baik dengan persentase berkisar antara 52,1% hingga 86,9%. Sementara itu, dua
artikel menunjukkan kualitas hidup lansia berada pada kategori rendah atau
kurang. Kualitas hidup lansia penderita hipertensi dipengaruhi oleh berbagai
faktor, antara lain kondisi fisik, status psikologis, dukungan sosial,lingkungan,
kepatuhan pengobatan, serta kemampuan mengendalikan tekanan darah. Secara umum, kualitas hidup lansia penderita hipertensi berada pada kategori baik. Namun, masih terdapat sebagian lansia yang memiliki kualitas hidup rendah akibat keterbatasan fisik, komplikasi penyakit, dan kurangnya dukungan sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara berkelanjutan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup lansia penderita hipertensi.