HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PEMANFAATAN BUAH NANAS DALAM MENGATASI KEPUTIHAN FISIOLOGIS PADA MAHASISWI PRODI KEBIDANAN UNIVERSITAS BAITURRAHIM

Categorie(s):
   SKRIPSI
Author(s):
   Chaterine Regita Pangesti
Tahun:
   2025
NIM Mahasiswa:
 202161030
Nama Mahasiswa:
 CHATERINE REGITA PANGESTI
Nama Penulis:
 CHATERINE REGITA PANGESTI
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Abstract :
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PEMANFAATAN BUAH NANAS DALAM MENGATASI KEPUTIHAN FISIOLOGIS PADA MAHASISWI PRODI KEBIDANAN UNIVERSITAS BAITURRAHIM
Chaterine Regita Pangesti
ABSTRAK
Menurut World Health Organization (WHO), lebih dari 75% wanita usia reproduktif pernah mengalami keputihan sedikitnya satu kali dalam hidup, dan sekitar 45% mengalami lebih dari dua kali. Di Indonesia, 90% wanita berisiko mengalami keputihan, di mana 25% kunjungan ke fasilitas kesehatan primer oleh perempuan usia subur disebabkan oleh kondisi ini. Keputihan fisiologis berpotensi berkembang menjadi patologis apabila tidak ditangani dengan tepat. Salah satu alternatif penanganan alami adalah dengan memanfaatkan buah nanas yang mengandung senyawa flavonoid bersifat desinfektan dan efektif menghambat pertumbuhan serta mematikan sel bakteri. Hasil survei awal pada 10 mahasiswi menunjukkan bahwa 6 di antaranya tidak mengetahui manfaat buah nanas dalam mengatasi keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap mahasiswi terhadap pemanfaatan buah nanas dalam mengatasi keputihan fisiologis pada mahasiswi Prodi Kebidanan Universitas Baiturrahim. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh mahasiswi Prodi Kebidanan Universitas Baiturrahim, dengan sampel semester II, IV, dan VI sebanyak 160 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan tinggi (81,2%), sikap positif terhadap pemanfaatan buah nanas (88,8%), dan sebagian besar tidak memanfaatkan buah nanas (64,4%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan pemanfaatan buah nanas dalam mengatasi keputihan fisiologis (p = 0,014), serta hubungan signifikan antara sikap dengan pemanfaatan buah nanas (p = 0,000). Pengetahuan dan sikap berhubungan dengan pemanfaatan buah nanas dalam mengatasi keputihan fisiologis. Diharapkan wanita usia subur dan remaja putri dapat memanfaatkan buah nanas sebagai alternatif alami dalam mengatasi keputihan fisiologis.
Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Buah nanas, Keputihan fisiologis, Kebidanan