HUBUNGAN POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
FRANSISKA SOPHIA SUMIATI BR SIAHAAN (20250122087)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
FRANSISKA SOPHIA SUMIATI BR SIAHAAN
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
obesitas, pola tidur, remaja
Abstract :
STUDI LITERATUR HUBUNGAN POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA
Fransiska Sophia Sumiati
ABSTRAK
Obesitas pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat baik secara global maupun nasional. World Health Organization melaporkan bahwa ratusan juta anak dan remaja di dunia mengalami kelebihan berat badan dan obesitas, sementara di Indonesia prevalensi obesitas remaja juga menunjukkan kecenderungan meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam meningkatnya kejadian obesitas pada remaja adalah pola tidur yang kurang baik, seperti durasi tidur yang pendek dan kualitas tidur yang rendah akibat perubahan gaya hidup modern, penggunaan gawai, serta aktivitas akademik yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola tidur dengan kejadian obesitas pada remaja berdasarkan studi literatur. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan scoping review terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 20212025 yang diperoleh melalui database Google Scholar berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak tujuh artikel penelitian yang memenuhi kriteria dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi gambaran pola tidur, kejadian obesitas, serta hubungan antara kedua variabel tersebut. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki pola tidur yang kurang baik dengan durasi tidur yang pendek dan kualitas tidur yang rendah. Selain itu, kejadian obesitas pada remaja masih cukup tinggi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor gaya hidup. Sebagian besar penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara pola tidur dengan kejadian obesitas pada remaja, meskipun beberapa penelitian tidak menemukan hubungan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa pola tidur merupakan salah satu faktor yang berperan dalam kejadian obesitas pada remaja. Oleh karena itu, disarankan kepada remaja untuk menjaga pola tidur yang sehat serta kepada tenaga kesehatan khususnya perawat untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pola tidur yang baik sebagai bagian dari upaya pencegahan obesitas pada remaja.
Kata kunci: obesitas, pola tidur, remaja
Fransiska Sophia Sumiati
ABSTRAK
Obesitas pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat baik secara global maupun nasional. World Health Organization melaporkan bahwa ratusan juta anak dan remaja di dunia mengalami kelebihan berat badan dan obesitas, sementara di Indonesia prevalensi obesitas remaja juga menunjukkan kecenderungan meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam meningkatnya kejadian obesitas pada remaja adalah pola tidur yang kurang baik, seperti durasi tidur yang pendek dan kualitas tidur yang rendah akibat perubahan gaya hidup modern, penggunaan gawai, serta aktivitas akademik yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola tidur dengan kejadian obesitas pada remaja berdasarkan studi literatur. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan scoping review terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 20212025 yang diperoleh melalui database Google Scholar berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak tujuh artikel penelitian yang memenuhi kriteria dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi gambaran pola tidur, kejadian obesitas, serta hubungan antara kedua variabel tersebut. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki pola tidur yang kurang baik dengan durasi tidur yang pendek dan kualitas tidur yang rendah. Selain itu, kejadian obesitas pada remaja masih cukup tinggi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor gaya hidup. Sebagian besar penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara pola tidur dengan kejadian obesitas pada remaja, meskipun beberapa penelitian tidak menemukan hubungan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa pola tidur merupakan salah satu faktor yang berperan dalam kejadian obesitas pada remaja. Oleh karena itu, disarankan kepada remaja untuk menjaga pola tidur yang sehat serta kepada tenaga kesehatan khususnya perawat untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pola tidur yang baik sebagai bagian dari upaya pencegahan obesitas pada remaja.
Kata kunci: obesitas, pola tidur, remaja