STUDI LITERATUR HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA DEWASA

Categorie(s):
   SKRIPSI
Author(s):
   Meisi Lestari (20250122089 )
Tahun:
   2026
Nama Penulis:
 Meisi Lestari
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Kata Kunci: Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Hipertensi, Usia Dewasa, Kejadian
Abstract :
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN
KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA DEWASA
Meisi Letari
ABSTRAK
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular utama yang prevalensinya
kian meningkat pada kelompok usia dewasa di Indonesia akibat pergeseran gaya
hidup sedentari. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan
pengetahuan dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa
berdasarkan sintesis temuan penelitian terdahulu di Indonesia. Metode penelitian
yang diterapkan adalah scoping review dengan menelaah delapan artikel ilmiah
dalam rentang publikasi lima tahun terakhir (20202025) yang diperoleh melalui
basis data elektronik Google Scholar, SINTA, GARUDA, dan PubMed. Hasil telaah
literatur menunjukkan gambaran kognitif dan perilaku harian yang belum optimal
pada kelompok subjek, di mana pada domain kognitif sebanyak 44,3% responden
memiliki tingkat pengetahuan mengenai hipertensi dalam kategori cukup dan 50%
berada pada kategori sedang. Pada domain perilaku, karakteristik aktivitas fisik
responden didominasi oleh kategori rendah hingga sedang, dengan rincian 63,3%
responden memiliki aktivitas fisik rendah, 56,2% aktivitas sedang, dan 45,7%
aktivitas ringan. Dampak dari kondisi tersebut berbanding lurus dengan buruknya
status klinis pembuluh darah responden, yaitu sebanyak 57,0% penderita berada
dalam status tekanan darah tidak terkontrol, 48,1% individu dewasa awal
mengalami hipertensi tingkat 1, dan mencapai prevalensi sebesar 65,7% penderita
pada status hipertensi derajat sedang. Hasil analisis bivariat dari keseluruhan artikel
secara konsisten membuktikan adanya hubungan yang sangat signifikan antara
tingkat pengetahuan (p-value = 0,001; 0,008) dan aktivitas fisik (p-value = 0,000
0,046) dengan kejadian maupun regulasi tekanan darah pada usia dewasa (p-value
< 0,05). Secara fisiologis, aktivitas fisik teratur dengan durasi minimal 150 menit
per minggu terbukti empiris mampu menurunkan tekanan darah sistolik penderita
hingga mencapai 10 mmHg. Simpulan dari studi ini menegaskan bahwa tingkat
pengetahuan yang baik bertindak sebagai stimulan motivasi internal, sedangkan
aktivitas fisik yang konsisten bertindak sebagai proteksi biologis dalam
mengendalikan sirkulasi darah.
Kata Kunci: Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Hipertensi, Usia Dewasa, Kejadian