PENERAPAN TERAPI GUIDE IMAGERY RELAXATION DALAM ASUHAN KEPERAWATAN TN.N DENGAN CEDERA KEPALA RINGAN UNTUK MENGATASI NYERI DI RUANG BEDAH RSUD SULTAN TAHA SYAIFUDIN TEBO
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
IRWAN HIDAYANTO (NPM 20250122234)
Tahun:
2026
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Cedera Kepala Ringan, Nyeri Akut, Guided Imagery Relaxation, Asuhan Keperawatan.
Abstract :
Cedera kepala ringan (CKR) merupakan salah satu dampak trauma mekanik pada kepala yang sering kali menimbulkan manifestasi klinis berupa nyeri akut akibat cedera jaringan maupun peningkatan tekanan intrakranial. Nyeri yang tidak ditangani dengan baik dapat membatasi mobilitas fisik dan mengganggu kenyamanan serta proses pemulihan pasien. Salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif untuk menurunkan skala nyeri adalah terapi Guided Imagery Relaxation. Tujuan dari penelitian ini adalah mampu melaksanakan asuhan keperawatan secara langsung dan komprehensif pada pasien CKR dengan fokus penerapan terapi Guided Imagery Relaxation untuk mengatasi masalah nyeri akut. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada seorang pasien bernama Tn. N (33 tahun) dengan diagnosa medis Cedera Kepala Ringan (CKR) yang dirawat di Ruang Bedah RSUD Sultan Taha Syaifudin Tebo. Asuhan keperawatan dilakukan selama 3 hari (1517 Maret 2026) meliputi tahapan pengkajian, pendelegasian diagnosa, intervensi, implementasi, hingga evaluasi. Pada tahap pengkajian diperoleh data pasien mengeluh pusing dan sakit kepala setelah jatuh dari pohon, dengan skala nyeri awal 7 (nyeri seperti ditusuk dan hilang timbul). Diagnosa keperawatan utama yang ditegakkan adalah Nyeri Akut berhubungan dengan agen pendedera fisik dibuktikan dengan nyeri cedera dan multifraktur. Implementasi dilakukan dengan mengombinasikan terapi farmakologis analgetik dan terapi non-farmakologis berupa teknik napas dalam yang dilanjutkan dengan terapi Guided Imagery Relaxation selama 90 menit. Setelah 3 hari intervensi, hasil evaluasi menunjukkan penurunan skala nyeri secara signifikan dari skala 7 menjadi skala 3. Masalah keperawatan nyeri akut dan gangguan mobilitas fisik dinyatakan teratasi sebagian. Penerapan terapi Guided Imagery Relaxation yang dikombinasikan dengan terapi analgetik terbukti efektif dalam menurunkan intensitas/skala nyeri akut pada pasien dengan cedera kepala ringan. Perawat di ruang bedah disarankan untuk menerapkan teknik relaksasi ini secara konsisten sebagai bagian dari manajemen nyeri non-farmakologis