karakteristik dan faktor risiko gastritis di wilayah kerja puskesmas durian luncuk
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
yusnita
Tahun:
2024
NIM Mahasiswa:
202322033
Nama Mahasiswa:
YUSNITA
Nama Penulis:
YUSNITA
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
gastritis
Abstract :
KARAKTERISTIK DAN FAKTOR RISIKO GASTRITIS
DI PUSKESMAS DURIAN LUNCUK
KABUPATEN BATANGHARI
Yusnita
ABSTRAK
Gastritis adalah peradangan atau iritasi pada dinding lambung yang dapat
menyebabkan gejala seperti nyeri perut, mual, muntah, atau perdarahan lambung.
gastritis menempati urutan ke enam dengan total 33.580 pasien rawat inap dan urutan
ke tujuh pada rawat jalan dengan 201.083 pasien. Angka kejadian gastritis pada
beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi. Menempati urutan pertama yaitu Jakarta
(50,0%), disusul setelahnya Denpasar (46,0%), Palembang 35,5% (Afida dkk, 2023).
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi (2023), gastritis menempati
posisi ke 6 dari 10 besar penyakit yang ada dengan jumlah 42.679 kasus. Tujuan
penelitian adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik dan faktor risiko gastritis
di Puskesmas Durian Luncuk Kabupaten Batanghari Tahun 2024. Studi ini merupakan
penelitian deskriptif kuantitatif yang akan dilakukan di Puskesmas Durian Luncuk
Kabupaten Batanghari pada Bulan Mei 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh data penderita gastritis yang tercatat di Rekam Medik Poliklinik Umum dan
Lansia pada Bulan Mei 2024 dengan jumlah 51 orang. Sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah 51 responden, dikurangi 6 orang responden survei awalsehingga
samperl berjumlah 45 responden. Teknikpengambilan sampel adalah total sampling.
Teknik pengumpulan data yangdilakukan adalah dengan pengisian kuesioner. Analisis
data yang dilakukan adalah analisis univariat. Hasil penelitian disimpulkan bahwa
sebagian besar responden gastritis berusia berusia dewasa akhir (36-45 tahun) (53,5%),
berpendidikan menengah (SMA Sederajat) ( (77,8%), berjenis kelamin perempuan
(62,2%), memiliki pekerjaan wiraswasta ( (51,1%), memiliki frekuensi makan berisiko
(53,3%), masih memiliki kebiasaan merokok (42,2%), masih mengkonsumsi kopi
(37,8%). Diharapkan penderit gastritis mengadopsi pola makan sehat yang
menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu gastritis, seperti kopi dan
makanan pedas, mengurangi atau berhenti merokok serta rutin memeriksakan
kesehatan dan mengikuti saran medis untuk mengelola gastritis secara efektif.
Kata Kunci : Karakteristik dan Faktor Risiko Gastritis
DI PUSKESMAS DURIAN LUNCUK
KABUPATEN BATANGHARI
Yusnita
ABSTRAK
Gastritis adalah peradangan atau iritasi pada dinding lambung yang dapat
menyebabkan gejala seperti nyeri perut, mual, muntah, atau perdarahan lambung.
gastritis menempati urutan ke enam dengan total 33.580 pasien rawat inap dan urutan
ke tujuh pada rawat jalan dengan 201.083 pasien. Angka kejadian gastritis pada
beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi. Menempati urutan pertama yaitu Jakarta
(50,0%), disusul setelahnya Denpasar (46,0%), Palembang 35,5% (Afida dkk, 2023).
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi (2023), gastritis menempati
posisi ke 6 dari 10 besar penyakit yang ada dengan jumlah 42.679 kasus. Tujuan
penelitian adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik dan faktor risiko gastritis
di Puskesmas Durian Luncuk Kabupaten Batanghari Tahun 2024. Studi ini merupakan
penelitian deskriptif kuantitatif yang akan dilakukan di Puskesmas Durian Luncuk
Kabupaten Batanghari pada Bulan Mei 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh data penderita gastritis yang tercatat di Rekam Medik Poliklinik Umum dan
Lansia pada Bulan Mei 2024 dengan jumlah 51 orang. Sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah 51 responden, dikurangi 6 orang responden survei awalsehingga
samperl berjumlah 45 responden. Teknikpengambilan sampel adalah total sampling.
Teknik pengumpulan data yangdilakukan adalah dengan pengisian kuesioner. Analisis
data yang dilakukan adalah analisis univariat. Hasil penelitian disimpulkan bahwa
sebagian besar responden gastritis berusia berusia dewasa akhir (36-45 tahun) (53,5%),
berpendidikan menengah (SMA Sederajat) ( (77,8%), berjenis kelamin perempuan
(62,2%), memiliki pekerjaan wiraswasta ( (51,1%), memiliki frekuensi makan berisiko
(53,3%), masih memiliki kebiasaan merokok (42,2%), masih mengkonsumsi kopi
(37,8%). Diharapkan penderit gastritis mengadopsi pola makan sehat yang
menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu gastritis, seperti kopi dan
makanan pedas, mengurangi atau berhenti merokok serta rutin memeriksakan
kesehatan dan mengikuti saran medis untuk mengelola gastritis secara efektif.
Kata Kunci : Karakteristik dan Faktor Risiko Gastritis