HUBUNGAN TI9NGKAT STRES DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI POLIKLINIK PUSKESMAS BAYUNG LINCIR
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
MONICA AMELIA
Tahun:
2024
NIM Mahasiswa:
202322031
Nama Mahasiswa:
MONICA AMELIA
Nama Penulis:
202322031
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
DIABETES MELITUS
Abstract :
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KADAR GULA DARAH PADA
PASIEN DIABETES MELLITUS DI POLIKLINIK PUSKESMAS
BAYUNG LINCIR
Monica Amelia
ABSTRAK
Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan
karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja
insulin atau kedua- duanya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang
dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada
pasien diabetes mellitus di Poliklinik Puskesmas Bayung Lincir. Tujuan dari
penelitian ini adalah Diketahuinya Hubungan Tingkat Stres Dengan Kadar Gula
Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Poliklinik Puskesmas Bayung Lincir.
Desain penelitian dalam penelitian ini yaitu Cross Sectional. Penelitian ini
dilakukan pada tanggal 8 sampai 14 Agustus 2024 jumlah populasi 421 dengan
sampel 81 responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian
kuesioner dan metode analisis univariat dan bivariat menggunakan uji ChiSquare. Hasil analisis Gambaran tingkat Stres yang ringan sebanyak 40 orang
(49,4%), tingkat Stres yang sedang sebanyak 28 orang (34,6%), dan tingkat Stres
yang Berat sebanyak 13 orang (16,0%), Gambaran Kadar Gula Darah yang baik
sebanyak 27 orang (33,3%), Kadar Gula Darah yang sedang sebanyak 35 orang
(43,2%). dan Kadar Gula Darah yang buruk sebanyak 19 orang (23,5%)dan Ada
hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di
Poliklinik Puskesmas Bayung Lincir diperoleh nilai p value = 0,000 < (0,05).
Oleh sebab itu, perlu diadakannya program pengendalian stress dan
pemeriksaan kadar gula darah rutin untuk mengendalikan kadar gula darah
penderita DM di Puskesmas.
Kata kunci : Tingkat Stres, Kadar Gula Darah, Diabetes Mellitus
PASIEN DIABETES MELLITUS DI POLIKLINIK PUSKESMAS
BAYUNG LINCIR
Monica Amelia
ABSTRAK
Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan
karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja
insulin atau kedua- duanya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang
dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada
pasien diabetes mellitus di Poliklinik Puskesmas Bayung Lincir. Tujuan dari
penelitian ini adalah Diketahuinya Hubungan Tingkat Stres Dengan Kadar Gula
Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Poliklinik Puskesmas Bayung Lincir.
Desain penelitian dalam penelitian ini yaitu Cross Sectional. Penelitian ini
dilakukan pada tanggal 8 sampai 14 Agustus 2024 jumlah populasi 421 dengan
sampel 81 responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian
kuesioner dan metode analisis univariat dan bivariat menggunakan uji ChiSquare. Hasil analisis Gambaran tingkat Stres yang ringan sebanyak 40 orang
(49,4%), tingkat Stres yang sedang sebanyak 28 orang (34,6%), dan tingkat Stres
yang Berat sebanyak 13 orang (16,0%), Gambaran Kadar Gula Darah yang baik
sebanyak 27 orang (33,3%), Kadar Gula Darah yang sedang sebanyak 35 orang
(43,2%). dan Kadar Gula Darah yang buruk sebanyak 19 orang (23,5%)dan Ada
hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di
Poliklinik Puskesmas Bayung Lincir diperoleh nilai p value = 0,000 < (0,05).
Oleh sebab itu, perlu diadakannya program pengendalian stress dan
pemeriksaan kadar gula darah rutin untuk mengendalikan kadar gula darah
penderita DM di Puskesmas.
Kata kunci : Tingkat Stres, Kadar Gula Darah, Diabetes Mellitus