STUDI LITERATUR GAMBARAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
MEGAWATI
Tahun:
2026
NIM Mahasiswa:
202422163
Nama Mahasiswa:
MEGAWATI
Nama Penulis:
MEGAWATI
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
balita, puskesmas, stunting
Abstract :
STUDI LITERATUR GAMBARAN STUNTING PADA BALITA
DI PUSKESMAS
Megawati
ABSTRAK
Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang berdampak serius
terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya
manusia di masa depan dan hingga kini masih menjadi permasalahan kesehatan
masyarakat di Indonesia, termasuk di tingkat pelayanan primer seperti puskesmas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stunting pada balita di
puskesmas berdasarkan karakteristik usia, jenis kelamin, berat badan lahir, dan
pemberian ASI eksklusif melalui studi literatur. Penelitian menggunakan metode
studi literatur dengan pendekatan scoping review. Proses pencarian artikel
dilakukan melalui basis data Google Scholar pada periode 20212025 dengan
kata kunci stunting, balita, dan puskesmas. Artikel diseleksi berdasarkan
kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh lima artikel yang relevan untuk
dianalisis. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa sebagian besar balita stunting
berada pada kelompok usia 2436 bulan dan usia balita akhir, lebih banyak
berjenis kelamin laki-laki, sebagian besar memiliki riwayat berat badan lahir
normal, serta sebagian besar telah mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan
pertama kehidupan. Temuan ini menunjukkan bahwa stunting tidak hanya
dipengaruhi oleh faktor saat lahir dan pemberian ASI eksklusif, tetapi juga oleh
faktor lanjutan setelah masa bayi. Kesimpulan penelitian ini adalah kejadian
stunting pada balita di puskesmas masih tinggi dan dipengaruhi oleh berbagai
faktor multidimensi. Oleh karena itu, disarankan agar upaya pencegahan stunting
di puskesmas diperkuat melalui edukasi gizi berkelanjutan, pemantauan
pertumbuhan rutin, serta pendekatan promotif dan preventif yang komprehensif
dan berbasis evidence-based practice.
Kata kunci: balita, puskesmas, stunting
DI PUSKESMAS
Megawati
ABSTRAK
Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang berdampak serius
terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya
manusia di masa depan dan hingga kini masih menjadi permasalahan kesehatan
masyarakat di Indonesia, termasuk di tingkat pelayanan primer seperti puskesmas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stunting pada balita di
puskesmas berdasarkan karakteristik usia, jenis kelamin, berat badan lahir, dan
pemberian ASI eksklusif melalui studi literatur. Penelitian menggunakan metode
studi literatur dengan pendekatan scoping review. Proses pencarian artikel
dilakukan melalui basis data Google Scholar pada periode 20212025 dengan
kata kunci stunting, balita, dan puskesmas. Artikel diseleksi berdasarkan
kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh lima artikel yang relevan untuk
dianalisis. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa sebagian besar balita stunting
berada pada kelompok usia 2436 bulan dan usia balita akhir, lebih banyak
berjenis kelamin laki-laki, sebagian besar memiliki riwayat berat badan lahir
normal, serta sebagian besar telah mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan
pertama kehidupan. Temuan ini menunjukkan bahwa stunting tidak hanya
dipengaruhi oleh faktor saat lahir dan pemberian ASI eksklusif, tetapi juga oleh
faktor lanjutan setelah masa bayi. Kesimpulan penelitian ini adalah kejadian
stunting pada balita di puskesmas masih tinggi dan dipengaruhi oleh berbagai
faktor multidimensi. Oleh karena itu, disarankan agar upaya pencegahan stunting
di puskesmas diperkuat melalui edukasi gizi berkelanjutan, pemantauan
pertumbuhan rutin, serta pendekatan promotif dan preventif yang komprehensif
dan berbasis evidence-based practice.
Kata kunci: balita, puskesmas, stunting