hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tb paru
Author(s):
Fitri Yah
Tahun:
2026
NIM Mahasiswa:
202422166
Nama Mahasiswa:
FITRIYAH
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Abstract :
STUDI LITERATUR HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB PARU
Fitriyah
ABSTRAK
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular kronis yang masih menjadi masalah kesehatan global, dengan beban kematian yang tinggi dan tantangan besar pada keberhasilan terapi akibat ketidakpatuhan minum obat; secara nasional, data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi TB paru masih ditemukan di berbagai provinsi, termasuk Provinsi Jambi, sehingga penguatan program pengendalian TB di layanan primer membutuhkan pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru berdasarkan studi literatur. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan scoping review melalui penelusuran artikel pada Google Scholar, PubMed, dan NCBI dengan kata kunci pengetahuan, kepatuhan minum obat, dan tuberkulosis paru pada rentang tahun 20212025, yang diseleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil analisis terhadap 10 artikel menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien dan kepatuhan minum obat TB paru, ditunjukkan oleh 9 dari 10 artikel melaporkan nilai p-value < 0,05, sementara 1 artikel tidak menemukan hubungan bermakna (p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa pengetahuan berperan penting dalam membentuk perilaku kepatuhan, namun kepatuhan juga dipengaruhi faktor multidimensional seperti motivasi, dukungan keluarga, efek samping obat, dan kualitas layanan kesehatan. Kesimpulannya, peningkatan pengetahuan pasien merupakan strategi kunci untuk mendukung keberhasilan pengobatan TB paru. Oleh karena itu, disarankan penguatan edukasi terstruktur dan berkesinambungan, pendampingan kepatuhan berbasis patient-centered care, serta pemantauan rutin di puskesmas untuk mencegah putus obat dan risiko resistensi.
Kata kunci: kepatuhan minum obat, pengetahuan, tuberkulosis paru