PENGARUH SENAM HIPERTENSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS RAWAT INAP SUNGAI RENGAS
Author(s):
Sri,Suharnita
Tahun:
2026
Nama Mahasiswa:
SRI SUHARNITA
Nama Penulis:
SRI SUHARNITA
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Abstract :
PENGARUH SENAM HIPERTENSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN
DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS RAWAT
INAP SUNGAI RENGAS
Sri Suharnita
ABSTRAK
Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak dapat ditularkan dari
orang ke orang dan berkembang secara perlahan dalam jangka waktu yang panjang atau
bersifat kronis. Salah satu PTM yang paling banyak ditemukan adalah hipertensi.
Hipertensi yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan berbagai komplikasi
serius hingga kematian. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk
membantu mengendalikan tekanan darah pada penderita hipertensi adalah dengan
melakukan senam hipertensi secara rutin.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan
darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Rawat Inap Sungai Rengas. Desain penelitian
yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh penderita hipertensi di wilayah kerja UPTD Sungai Rengas periode Januari
hingga September 2024 sebanyak 703 orang. Sampel penelitian berjumlah 20 responden
yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar
observasi melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah pelaksanaan senam
hipertensi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik
paired t-test pada tingkat signifikansi = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratarata tekanan darah sistolik sebelum senam hipertensi sebesar 166,55 mmHg dan diastolik
sebesar 111,35 mmHg. Setelah pelaksanaan senam hipertensi, rata-rata tekanan darah
sistolik menurun menjadi 158,50 mmHg dan diastolik menjadi 101,10 mmHg. Hasil uji
statistik menunjukkan nilai P value sebesar 0,000, yang berarti terdapat pengaruh senam
hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.Diharapkan senam
hipertensi dapat diterapkan secara rutin sebagai intervensi nonfarmakologis di Puskesmas
Rawat Inap Sungai Rengas serta didukung dengan edukasi berkelanjutan kepada pasien.
Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel yang lebih besar dan durasi
intervensi yang lebih panjang.
Kata Kunci : Hipertensi, Senam Hipertensi
DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS RAWAT
INAP SUNGAI RENGAS
Sri Suharnita
ABSTRAK
Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak dapat ditularkan dari
orang ke orang dan berkembang secara perlahan dalam jangka waktu yang panjang atau
bersifat kronis. Salah satu PTM yang paling banyak ditemukan adalah hipertensi.
Hipertensi yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan berbagai komplikasi
serius hingga kematian. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk
membantu mengendalikan tekanan darah pada penderita hipertensi adalah dengan
melakukan senam hipertensi secara rutin.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan
darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Rawat Inap Sungai Rengas. Desain penelitian
yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh penderita hipertensi di wilayah kerja UPTD Sungai Rengas periode Januari
hingga September 2024 sebanyak 703 orang. Sampel penelitian berjumlah 20 responden
yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar
observasi melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah pelaksanaan senam
hipertensi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik
paired t-test pada tingkat signifikansi = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratarata tekanan darah sistolik sebelum senam hipertensi sebesar 166,55 mmHg dan diastolik
sebesar 111,35 mmHg. Setelah pelaksanaan senam hipertensi, rata-rata tekanan darah
sistolik menurun menjadi 158,50 mmHg dan diastolik menjadi 101,10 mmHg. Hasil uji
statistik menunjukkan nilai P value sebesar 0,000, yang berarti terdapat pengaruh senam
hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.Diharapkan senam
hipertensi dapat diterapkan secara rutin sebagai intervensi nonfarmakologis di Puskesmas
Rawat Inap Sungai Rengas serta didukung dengan edukasi berkelanjutan kepada pasien.
Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel yang lebih besar dan durasi
intervensi yang lebih panjang.
Kata Kunci : Hipertensi, Senam Hipertensi