HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG AROMATERAPI LEMON SEBAGAI UPAYA PENURUNAN DISMINORE PRIMER DI SMAN 8 KOTA JAMBI
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
Norma
Tahun:
2025
NIM Mahasiswa:
202161020
Nama Mahasiswa:
NORMA
Nama Penulis:
Norma
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Aromaterapi Lemon, Dismenore Primer, Pengetahuan, Remaja Putri, Sikap
Abstract :
Angka kejadian dismenorea di dunia rata-rata lebih dari 50% perempuan mengalami dismenorea primer. Efek dari dismenore primer adalah dapat menyebabkan menurunnya konsentrasi dalam belajar disekolah. Dampak terbesar adalah kejadian dismenore primer terganggu aktivitasnya. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri haid adalah aromaterapi lemon. Berdasarkan data awal di SMAN 8 Kota Jambi, ditemukan bahwa sebagian besar siswi belum mengetahui manfaat aromaterapi lemon dalam mengurangi dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang aromaterapi lemon sebagai upaya penurunan dismenore primer di SMAN 8 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 579 siswi dengan sampel 87 orang menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 1417 tahun. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan tinggi tentang aromaterapi lemon sebanyak 56 orang (64,4%).dan memiliki sikap positif sebanyak 55 orang (63,2%), Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja putri terhadap penggunaan aromaterapi lemon dalam penurunan dismenore primer dengan nilai p
= 0,001 (p < 0,05). Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan bekerja sama dalam memberikan edukasi tentang penanganan dismenore non-farmakologis seperti aromaterapi lemon melalui seminar atau penyuluhan rutin.
= 0,001 (p < 0,05). Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan bekerja sama dalam memberikan edukasi tentang penanganan dismenore non-farmakologis seperti aromaterapi lemon melalui seminar atau penyuluhan rutin.