GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2026

Categorie(s):
   SKRIPSI
Author(s):
   Meri Isnaini
Tahun:
   2026
NIM Mahasiswa:
 202221038
Nama Mahasiswa:
 MERI ISNAINI
Nama Penulis:
 MERI ISNAINI
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Diare, ibu, pengetahuan, penanganan.
Abstract :
Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita, terutama di negara berkembang. Pengetahuan ibu sebagai pengasuh utama memiliki peran penting dalam melakukan penanganan awal diare sehingga dapat mencegah terjadinya dehidrasi dan komplikasi. Puskesmas Putri Ayu merupakan salah satu puskesmas dengan jumlah kasus diare balita tertinggi di Kota Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang penanganan diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 121 ibu yang memiliki balita dengan riwayat diare, dengan sampel sebanyak 55 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia >31 tahun sebanyak 37 responden (67,3%), berpendidikan terakhir SMA sebanyak 36 responden (65,5%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 34 responden (61,8%). Tingkat pengetahuan ibu tentang penanganan diare pada balita sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 39 responden (70,9%), kategori baik sebanyak 8 responden (14,5%), dan kategori kurang sebanyak 8 responden (14,5%). Disimpulkan bahwa mayoritas ibu memiliki tingkat pengetahuan yang cukup mengenai penanganan diare pada balita. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan ibu sehingga mampu melakukan penanganan diare secara tepat di rumah.