STUDI LITERATUR PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER PADA PASIEN TB PARU DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKEFEKTIFAN POLA NAFAS

Categorie(s):
   skripsi(studi literatur)
Author(s):
   ENA PRANATA
Tahun:
   2026
NIM Mahasiswa:
 20250122121
Nama Mahasiswa:
 ENA PRANATA
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Tuberkulosis Paru, Semi Fowler, Ketidakefektifan Pola Napas
Abstract :
PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER PADA PASIEN TB PARU DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKEFEKTIFAN POLA NAFAS Ena Pranata ABSTRAK Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi kronis yang sering kali memicu masalah keperawatan berupa ketidakefektifan pola napas akibat peradangan parenkim paru dan akumulasi sekret. Kondisi ini umumnya ditandai dengan sesak napas (dispnea) dan peningkatan frekuensi pernapasan (takipnea) yang mengganggu kenyamanan serta kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah pengaturan posisi semi fowler dengan sudut kemiringan 30-45. Posisi ini memanfaatkan gaya gravitasi untuk membantu pengembangan rongga dada dan menurunkan tekanan diafragma, sehingga ekspansi paru menjadi lebih optimal. Tujuan: Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas serta gambaran penerapan posisi semi fowler dalam mengatasi masalah ketidakefektifan pola napas pada pasien TB paru berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan scoping review terhadap tujuh artikel jurnal nasional maupun internasional yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2020-2025. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data elektronik seperti Google Scholar, PubMed, Garuda, dan SINTA. Hasil: Hasil telaah terhadap tujuh literatur menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami perbaikan pola napas yang signifikan setelah diberikan intervensi posisi semi fowler. Hal ini dibuktikan dengan adanya penurunan frekuensi pernapasan (Respiratory Rate) rata-rata sebesar 5-7 kali per menit, berkurangnya keluhan sesak napas, serta peningkatan rasa nyaman pada pasien. Kesimpulan: Pemberian posisi semi fowler terbukti efektif sebagai intervensi mandiri dalam memperbaiki status pernapasan pasien TB paru. Saran: Tenaga kesehatan khususnya perawat diharapkan menerapkan posisi ini secara rutin sebagai standar asuhan keperawatan, dan pasien disarankan melakukan teknik ini secara mandiri guna mendukung proses pemulihan. Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Semi Fowler, Ketidakefektifan Pola Napas