HUBUNGAN STIGMA DENGAN SELF ESTEEM PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG KAWAT KOTA JAMBI

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Andini
Tahun:
   2026
NIM Mahasiswa:
 202221035
Nama Mahasiswa:
 ANDINI
Nama Penulis:
 Andini
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Kata kunci: self esteem, stigma, tuberkulosis paru.
Abstract :
Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Selain menimbulkan gangguan fisik, tuberkulosis paru juga berdampak terhadap kondisi psikologis penderita, salah satunya munculnya stigma yang dapat memengaruhi self esteem. Stigma yang diterima penderita dapat menyebabkan perasaan malu, rendah diri, dan kurang percaya diri sehingga berdampak pada keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stigma dengan self esteem pada penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan dari November 2025-Juli 2026. Waktu pelaksanaan pengumpulan data yaitu 13-18 Juni 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita tuberkulosis paru pada tahun 2025 yang berada di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi berjumlah 30 orang (setelah dikurangi 3 responden survei awal). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Stigma Scale for Chronic Illness 8-item (SSCI- 8) dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki stigma negatif (56,7%) dan self esteem rendah (36,7%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,027 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara stigma dengan self esteem pada penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi, konseling, dan dukungan psikososial guna mengurangi stigma serta meningkatkan self esteem penderita tuberkulosis paru.