HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 5 KOTA JAMBI
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
Syarifah Zamilah (202231032)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
Syarifah Zamilah
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Kadar Hemoglobin, Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah,
Remaja Putri, Status Gizi
Abstract :
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEPATUHAN KONSUMSI
TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KADAR
HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI
DI SMPN 5 KOTA JAMBI
Syarifah Zamilah
ABSTRAK
Anemia pada remaja putri masih menjadi permasalahan gizi yang perlu mendapat
perhatian serius. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami
anemia akibat peningkatan kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan serta
kehilangan darah saat menstruasi. Anemia pada remaja dapat berdampak buruk
terhadap pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, dan konsentrasi belajar. Kondisi ini
erat kaitannya dengan status gizi dan kepatuhan remaja putri mengonsumsi tablet
tambah darah (TTD). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara status
gizi dan kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di
SMPN 5 Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
desain cross sectional pada 62 remaja putri kelas VII yang dipilih melalui teknik
proportional random sampling dari populasi 162 orang. Pengumpulan data
dilakukan melalui pengukuran antropometri untuk menilai status gizi, kuesioner
untuk mengukur kepatuhan konsumsi TTD, serta pemeriksaan kadar hemoglobin
menggunakan Hbchecker dengan Nesco Strip Test Hb. Data dianalisis secara
univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan signifikansi p
value < 0,05. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki status gizi
normal (74,2%), namun lebih dari separuhnya tidak patuh mengonsumsi TTD
(54,8%) dan memiliki kadar hemoglobin tidak normal (61,3%). Uji statistik
menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status gizi dengan kadar
hemoglobin p-value = 0,002 serta antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar
hemoglobin p-value = 0,045. Dapat disimpulkan bahwa status gizi maupun
kepatuhan konsumsi TTD berhubungan bermakna dengan kadar hemoglobin pada
remaja putri di SMPN 5 Kota Jambi. Remaja putri diharapkan memiliki kesadaran
mandiri untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah, terutama selama siklus
menstruasi, guna mencegah anemia sejak dini.
Kata Kunci: Kadar Hemoglobin, Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah,
Remaja Putri, Status Gizi
TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KADAR
HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI
DI SMPN 5 KOTA JAMBI
Syarifah Zamilah
ABSTRAK
Anemia pada remaja putri masih menjadi permasalahan gizi yang perlu mendapat
perhatian serius. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami
anemia akibat peningkatan kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan serta
kehilangan darah saat menstruasi. Anemia pada remaja dapat berdampak buruk
terhadap pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, dan konsentrasi belajar. Kondisi ini
erat kaitannya dengan status gizi dan kepatuhan remaja putri mengonsumsi tablet
tambah darah (TTD). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara status
gizi dan kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di
SMPN 5 Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
desain cross sectional pada 62 remaja putri kelas VII yang dipilih melalui teknik
proportional random sampling dari populasi 162 orang. Pengumpulan data
dilakukan melalui pengukuran antropometri untuk menilai status gizi, kuesioner
untuk mengukur kepatuhan konsumsi TTD, serta pemeriksaan kadar hemoglobin
menggunakan Hbchecker dengan Nesco Strip Test Hb. Data dianalisis secara
univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan signifikansi p
value < 0,05. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki status gizi
normal (74,2%), namun lebih dari separuhnya tidak patuh mengonsumsi TTD
(54,8%) dan memiliki kadar hemoglobin tidak normal (61,3%). Uji statistik
menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status gizi dengan kadar
hemoglobin p-value = 0,002 serta antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar
hemoglobin p-value = 0,045. Dapat disimpulkan bahwa status gizi maupun
kepatuhan konsumsi TTD berhubungan bermakna dengan kadar hemoglobin pada
remaja putri di SMPN 5 Kota Jambi. Remaja putri diharapkan memiliki kesadaran
mandiri untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah, terutama selama siklus
menstruasi, guna mencegah anemia sejak dini.
Kata Kunci: Kadar Hemoglobin, Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah,
Remaja Putri, Status Gizi