Hubungan Pengetahuan dengan Persepsi Remaja Putri Tentang Kunyit Asam Untuk Mengatasi Nyeri Menstruasi Di SMAN 4 Kota Jambi
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yunita ismi Ranti (202261043)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
Yunita ismi Ranti
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
kunyit asam, nyeri menstruasi, pengetahuan, persepsi
Abstract :
Nyeri menstruasi (dismenore) merupakan salah satu masalah kesehatan
reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas
sehari-hari, konsentrasi belajar, serta kualitas hidup. Kejadian dismenore di
Indonesia diperkirakan mencapai 6070%. Salah satu upaya nonfarmakologis
yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi nyeri menstruasi adalah
konsumsi minuman kunyit asam yang mengandung senyawa aktif, seperti
kurkumin, yang memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan persepsi remaja
putri tentang kunyit asam untuk mengatasi nyeri menstruasi di SMAN 4 Kota
Jambi Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain
deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan
AprilJuli 2026. Populasi penelitian sebanyak 482 siswi kelas X dan XI dengan
sampel 48 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random
sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan
persepsi yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan
secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian
menunjukkan 28 responden (58,3%) memiliki pengetahuan rendah dan 25
responden (52,1%) memiliki persepsi negatif. Hasil uji Chi-Square diperoleh
p-value = 0,001 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara
pengetahuan dengan persepsi remaja putri tentang kunyit asam untuk
mengatasi nyeri menstruasi. Disarankan kepada pihak sekolah untuk
meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi, khususnya mengenai dismenore
dan penanganan nonfarmakologis.
reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas
sehari-hari, konsentrasi belajar, serta kualitas hidup. Kejadian dismenore di
Indonesia diperkirakan mencapai 6070%. Salah satu upaya nonfarmakologis
yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi nyeri menstruasi adalah
konsumsi minuman kunyit asam yang mengandung senyawa aktif, seperti
kurkumin, yang memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan persepsi remaja
putri tentang kunyit asam untuk mengatasi nyeri menstruasi di SMAN 4 Kota
Jambi Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain
deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan
AprilJuli 2026. Populasi penelitian sebanyak 482 siswi kelas X dan XI dengan
sampel 48 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random
sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan
persepsi yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan
secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian
menunjukkan 28 responden (58,3%) memiliki pengetahuan rendah dan 25
responden (52,1%) memiliki persepsi negatif. Hasil uji Chi-Square diperoleh
p-value = 0,001 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara
pengetahuan dengan persepsi remaja putri tentang kunyit asam untuk
mengatasi nyeri menstruasi. Disarankan kepada pihak sekolah untuk
meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi, khususnya mengenai dismenore
dan penanganan nonfarmakologis.