GAMBARAN KUALITAS HIDUP PASIEN DENGAN RHEUMATOID ARTHRITIS DI UPTD PUSKESMAS KARYA MUKTI KECAMATAN SINAR PENINJAUAN KABUPATEN OGAN KOMERING ULU
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
Rita Widartik (20250122037)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
Rita Widartik
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
kualitas hidup, rheumatoid arthritis, WHOQOL-BREF, penyakit kronis, puskesmas.
Abstract :
Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang menimbulkan nyeri, kekakuan, dan keterbatasan fungsi sendi sehingga dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Di UPTD Puskesmas Karya Mukti, evaluasi pelayanan pasien RA selama ini masih berfokus pada indikator klinis, sedangkan kualitas hidup belum pernah diukur secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien RA di wilayah UPTD Puskesmas Karya Mukti Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Maret - April 2026. Populasi penelitian adalah seluruh pasien RA yang terdaftar dan aktif berobat sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner WHOQOL-BREF versi Bahasa Indonesia yang mengukur empat domain kualitas hidup, yaitu domain fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi, persentase, rata-rata, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden sebagian besar berjenis kelamin perempuan (63,3%), berusia 41 - 60 tahun (63,3%), berpendidikan SD (76,7%), bekerja sebagai petani (46,7%), dan menderita RA kurang dari 1 tahun (96,7%). Skor rata-rata domain fisik sebesar 72,98 (baik), domain psikologis 81,67 (sangat baik), domain hubungan sosial 70,28 (baik), dan domain lingkungan 71,88 (baik). Disimpulkan bahwa kualitas hidup pasien RA berada pada kategori baik pada domain fisik, hubungan sosial, dan lingkungan, serta sangat baik pada domain psikologis. Puskesmas disarankan mempertahankan dan memperkuat program PROLANIS yang holistik, meliputi manajemen nyeri, skrining kesehatan mental, penguatan dukungan keluarga dan kelompok sebaya, serta pendampingan akses jaminan kesehatan.
Kata Kunci: kualitas hidup, rheumatoid arthritis, WHOQOL-BREF, penyakit kronis, puskesmas.
Kata Kunci: kualitas hidup, rheumatoid arthritis, WHOQOL-BREF, penyakit kronis, puskesmas.