PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN JAHE MERAH TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI

Categorie(s):
   SKRIPSI
Author(s):
   LUSY ZULIANA (NPM .20250132012)
Tahun:
   2026
Nama Penulis:
 LUSY ZULIANA
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN JAHE MERAH TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI Lusy Zuliana ABSTRAK Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu terapi nonfarmakologis yang banyak diteliti untuk mengurangi nyeri haid adalah pemberian air rebusan jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum), yang mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan shogaol dengan efek antiinflamasi dan analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan jahe merah terhadap dismenore pada remaja putri berdasarkan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis artikel ilmiah yang diperoleh dari berbagai basis data, yaitu Google Scholar, yang diterbitkan pada tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan penurunan intensitas nyeri dismenore setelah konsumsi air rebusan jahe merah. Efek tersebut dikaitkan dengan kemampuan senyawa aktif jahe merah dalam menghambat sintesis prostaglandin yang berperan dalam terjadinya kontraksi uterus dan nyeri menstruasi. Berdasarkan hasil kajian literatur, dapat disimpulkan bahwa pemberian air rebusan jahe merah berpotensi menjadi alternatif terapi nonfarmakologis yang efektif, aman, mudah diperoleh, dan ekonomis untuk membantu mengurangi nyeri dismenore pada remaja putri. Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut dengan desain eksperimental dan jumlah sampel yang lebih besar masih diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitasnya. Kata Kunci: dismenore, jahe merah, remaja putri
Abstract :
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN JAHE MERAH TERHADAP
DISMENORE PADA REMAJA PUTRI
Lusy Zuliana
ABSTRAK
Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami
oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan
kualitas hidup. Salah satu terapi nonfarmakologis yang banyak diteliti untuk
mengurangi nyeri haid adalah pemberian air rebusan jahe merah (Zingiber officinale
var. rubrum), yang mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan shogaol dengan
efek antiinflamasi dan analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian air rebusan jahe merah terhadap dismenore pada remaja putri berdasarkan
kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan
menganalisis artikel ilmiah yang diperoleh dari berbagai basis data, yaitu Google
Scholar, yang diterbitkan pada tahun 20202025. Hasil kajian menunjukkan bahwa
sebagian besar penelitian melaporkan penurunan intensitas nyeri dismenore setelah
konsumsi air rebusan jahe merah. Efek tersebut dikaitkan dengan kemampuan
senyawa aktif jahe merah dalam menghambat sintesis prostaglandin yang berperan
dalam terjadinya kontraksi uterus dan nyeri menstruasi. Berdasarkan hasil kajian
literatur, dapat disimpulkan bahwa pemberian air rebusan jahe merah berpotensi
menjadi alternatif terapi nonfarmakologis yang efektif, aman, mudah diperoleh, dan
ekonomis untuk membantu mengurangi nyeri dismenore pada remaja putri.
Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut dengan desain eksperimental dan jumlah
sampel yang lebih besar masih diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitasnya.
Kata Kunci: dismenore, jahe merah, remaja putri