STUDI LITERATUR PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PENANGANAN KOMPRES HANGAT PADA PASIEN HIPERTERMIA

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Dwita Triani. S ( NPM. 20250122104 )
Tahun:
   2026
Nama Penulis:
 Dwita Triani. S
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Kata Kunci: Hipertermia, Pengetahuan Orang Tua, Kompres Hangat, Tepid Water Sponge, Studi Literatur.
Abstract :
PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PENANGANAN KOMPRES HANGAT PADA PASIEN HIPERTERMIA

Dwita Triani. S

ABSTRAK
Hipertermia merupakan kondisi peningkatan suhu tubuh di atas rentang normal yang sering terjadi pada anak. Kondisi ini membutuhkan penanganan awal yang cepat di tingkat rumah tangga guna mencegah komplikasi serius seperti kejang demam. Kompres hangat (tepid water sponge) adalah intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif menurunkan suhu, namun tingkat keberhasilannya sangat bergantung pada pengetahuan orang tua. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gambaran pengetahuan orang tua terhadap penanganan kompres hangat pada pasien hipertermia berdasarkan studi literatur, dengan berfokus pada prosedur teknis, mekanisme fisiologis, indikasi medis, dan kontraindikasi. Desain yang digunakan adalah tinjauan literatur (scoping review). Pencarian data sekunder dilakukan melalui pangkalan data akademik elektronik dengan batasan publikasi tahun 2021 hingga 2026. Berdasarkan tahapan seleksi inklusi dan eksklusi, diperoleh 7 artikel penelitian deskriptif kuantitatif untuk dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan tingkat pengetahuan orang tua masih sangat heterogen. Sebagian literatur melaporkan 43,1% hingga 86,3% responden memiliki pengetahuan kategori baik. Namun, studi lain menemukan tingginya miskonsepsi prosedural, di mana 58% orang tua berpengetahuan kurang terkait teknis pengompresan, dan hanya 33,4% yang mampu mendefinisikan batas demam secara medis. Pada praktiknya, masih dijumpai kesalahan penggunaan kompres dingin, ketidaktepatan suhu air, serta pemilihan area pembuluh darah yang keliru. Temuan paling krusial mengungkap bahwa kontraindikasi merupakan aspek paling minim dipahami; mayoritas orang tua mengabaikan risiko saat kompres diaplikasikan pada luka terbuka atau penyakit kulit aktif. Disimpulkan bahwa minimnya literasi prosedural dan pengabaian batasan keamanan ini memerlukan intervensi edukasi kesehatan yang komprehensif dari perawat guna menjamin asuhan mandiri yang aman.

Kata Kunci: Hipertermia, Pengetahuan Orang Tua, Kompres Hangat, Tepid Water Sponge, Studi Literatur.