STUDI FENOMENOLOGI KESIAPAN PERAWAT DALAM MENANGANI PASIEN GAWAT DARURAT DI RSUD H. ABDUL MANAP JAMBI

Categorie(s):
   SKRIPSI
Author(s):
   FERI HARUDITA
Tahun:
   2026
NIM Mahasiswa:
 20250122193
Nama Mahasiswa:
 FERI HARUDITA
Nama Penulis:
 FERI HARUDITA
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
IGD, Fenomenologi, Kesiapan Perawat, Pasien Gawat Darurat,
Abstract :
Pelayanan kegawatdaruratan merupakan salah satu pelayanan kesehatan yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan kesiapan tenaga kesehatan dalam menyelamatkan nyawa pasien. Perawat sebagai tenaga kesehatan yang berada di garis terdepan Instalasi Gawat Darurat (IGD) memiliki peran penting dalam melakukan triage, pengkajian awal, serta tindakan kegawatdaruratan. Tingginya tuntutan kerja dan kompleksitas kasus yang ditangani menyebabkan kesiapan perawat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelayanan gawat darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman dan makna kesiapan perawat dalam menangani pasien gawat darurat di RSUD H. Abdul Manap Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan penelitian berjumlah 7 orang perawat IGD yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Colaizzi untuk mengidentifikasi tema-tema yang muncul dari pengalaman partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan perawat dalam menangani pasien gawat darurat dimaknai sebagai kesiapan fisik, mental, pengetahuan, dan keterampilan klinis. Terdapat lima tema utama yang ditemukan, yaitu: (1) kesiapan perawat sebagai kombinasi kesiapan fisik, psikologis, dan kompetensi klinis; (2) pengalaman kerja meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan pengambilan keputusan; (3) kemampuan triage dan respon cepat sebagai inti pelayanan kegawatdaruratan; (4) tekanan emosional dan psikologis dalam menghadapi pasien kritis; dan (5) pelatihan kegawatdaruratan serta kerja sama tim sebagai faktor pendukung kesiapan perawat. Selain itu, partisipan juga mengungkapkan kendala berupa tingginya jumlah kunjungan pasien, keterbatasan sumber daya manusia, dan tekanan dari keluarga pasien. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan perawat dalam menangani pasien gawat darurat merupakan proses yang kompleks dan dipengaruhi oleh pengalaman kerja, kompetensi klinis, kesiapan psikologis, pelatihan kegawatdaruratan, serta dukungan kerja sama tim. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pelatihan kegawatdaruratan secara berkelanjutan, penguatan dukungan psikologis, penambahan tenaga kesehatan, dan optimalisasi fasilitas pelayanan guna meningkatkan kualitas pelayanan di Instalasi Gawat Darurat.