Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Lesi Arsani (20250132007)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
Lesi Arsani
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Abstract :
ABSTRAK
Gangguan kualitas tidur merupakan masalah yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, psikologis, dan hormonal selama kehamilan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin, seperti persalinan prematur, persalinan lama, depresi pascapersalinan, serta bayi lahir dengan berat badan rendah. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dinilai aman untuk mengatasi gangguan tidur adalah aromaterapi lavender yang mengandung linalool dengan efek relaksasi melalui stimulasi sistem limbik sehingga membantu meningkatkan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III berdasarkan studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah dan menganalisis berbagai jurnal serta hasil penelitian yang relevan mengenai penggunaan aromaterapi lavender pada ibu hamil trimester III yang mengalami gangguan tidur. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar ibu hamil memiliki kualitas tidur yang buruk. Setelah pemberian aromaterapi lavender, mayoritas penelitian melaporkan peningkatan kualitas tidur yang signifikan, didukung oleh hasil uji statistik dengan nilai p < 0,05. Dengan demikian, aromaterapi lavender terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif yang aman, mudah diterapkan, dan bermanfaat dalam mendukung kesehatan ibu dan janin selama kehamilan.
Kata kunci: Aromaterapi lavender, Ibu hamil trimester III, Kualitas tidur, Studi literatur.
Gangguan kualitas tidur merupakan masalah yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, psikologis, dan hormonal selama kehamilan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin, seperti persalinan prematur, persalinan lama, depresi pascapersalinan, serta bayi lahir dengan berat badan rendah. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dinilai aman untuk mengatasi gangguan tidur adalah aromaterapi lavender yang mengandung linalool dengan efek relaksasi melalui stimulasi sistem limbik sehingga membantu meningkatkan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III berdasarkan studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah dan menganalisis berbagai jurnal serta hasil penelitian yang relevan mengenai penggunaan aromaterapi lavender pada ibu hamil trimester III yang mengalami gangguan tidur. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar ibu hamil memiliki kualitas tidur yang buruk. Setelah pemberian aromaterapi lavender, mayoritas penelitian melaporkan peningkatan kualitas tidur yang signifikan, didukung oleh hasil uji statistik dengan nilai p < 0,05. Dengan demikian, aromaterapi lavender terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif yang aman, mudah diterapkan, dan bermanfaat dalam mendukung kesehatan ibu dan janin selama kehamilan.
Kata kunci: Aromaterapi lavender, Ibu hamil trimester III, Kualitas tidur, Studi literatur.