Gambaran Tingkat Stres Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi

Categorie(s):
   SKRIPSI
Author(s):
   RUMIATY
Tahun:
   2025
NIM Mahasiswa:
 202422016
Nama Mahasiswa:
 RUMIATY
Nama Penulis:
 RUMIATY
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Hipertensi, Lansia, Stres
Abstract :
GAMBARAN TINGKAT STRES LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG IV SIPIN
KOTA JAMBI

Rumiaty

ABSTRAK


Lansia adalah fase kehidupan yang dimulai sejak usia 60 tahun, sebagaimana diatur dalam UU No.13 Tahun 1998 dan sumber resmi lainnya. Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular paling umum pada lansia, dengan tekanan darah sistolik 140 mmHg atau diastolik 90 mmHg. Hipertensi sering disebut silent killer karena banyak penderitanya tidak menyadari kondisinya hingga muncul komplikasi serius seperti penyakit jantung dan ginjal. Data WHO (2023) menunjukkan 1,28 miliar orang dewasa dunia menderita hipertensi, sebagian besar tidak menyadarinya. Di Indonesia, prevalensi hipertensi mencapai 30,8%, dengan kasus tertinggi di Kota Jambi, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin yang mencatat lonjakan lansia hipertensi. Faktor risiko hipertensi pada lansia meliputi usia, jenis kelamin, obesitas, konsumsi garam berlebih, merokok, stres, dan penyakit penyerta. Stres menjadi faktor utama yang memengaruhi hipertensi pada lansia, terkait perubahan biologis dan psikologis di usia lanjut.Penelitian kuantitatif analitik deskriptif ini bertujuan menggambarkan tingkat stres lansia hipertensi di wilayah Puskesmas Simpang IV Sipin, dengan sampel 77 responden dari populasi 332 lansia hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pada 11 Juli sampai dengan 22 Juli 2025. Hasil penelitian menunjukkan 80,5% responden mengalami stres ringan.Diperlukan pendekatan holistik berbasis manajemen stres dan edukasi pola hidup sehat untuk deteksi dini dan pengelolaan hipertensi lansia. Pelibatan keluarga juga penting untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan kualitas hidup. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi intervensi pengurangan stres sebagai faktor risiko hipertensi pada lansia.
Kata Kunci : Hipertensi, Lansia, Stres