HUBUNGANTINGKATPENGETAHUANTENTANG STUNTINGDANSTATUSPEKERJAANIBUDENGAN KEJADIANSTUNTINGBALITADIPOSYANDUBUNGA RAYAPUSKESMASSIMPANGKAWATKOTAJAMBI
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
Demi Safitri (202231028)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
Demi Safitri (202231028)
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Pengetahuan Ibu, Status Pekerjaan Ibu, Stunting, Balita
Abstract :
HUBUNGANTINGKATPENGETAHUANTENTANGSTUNTINGDAN
STATUSPEKERJAANIBUDENGANKEJADIANSTUNTINGBALITA
DI POSYANDUBUNGARAYAPUSKESMASSIMPANGKAWATKOTA
JAMBI TAHUN2026
Demi Safitri
ABSTRAK
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan
dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama.
Meskipun tingkat pengetahuan ibu dan status pekerjaan ibu sering dianggap
sebagai faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting, hasil penelitian di
berbagai daerah masih menunjukkan temuan yang berbeda. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting
dan status pekerjaan ibu dengan kejadian stunting pada balita di Posyandu Bunga
Raya Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi Tahun 2026.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yang
dilaksanakan pada bulan Maret-Agustus 2026 di Posyandu Bunga Raya Wilayah
Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Populasi penelitian adalah seluruh
ibu yang memiliki balita sebanyak 39 responden. Sampel diambil menggunakan
teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tingkat pengetahuan
ibu dan status pekerjaan ibu serta data status gizi balita berdasarkan indeks tinggi
badan menurut umur (TB/U). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat
menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 20 responden
(51,3%), sebagian besar ibu tidak bekerja sebanyak 31 responden (79,5%), dan
sebagian besar balita tidak mengalami stunting sebanyak 36 balita (92,3%),
sedangkan balita yang mengalami stunting sebanyak 3 balita (7,7%). Hasil
analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan
ibu dengan kejadian stunting (p-value=0,605) dan tidak terdapat hubungan antara
status pekerjaan ibu dengan kejadian stunting (p-value=1,000). Kesimpulan
penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang stunting dan
status pekerjaan ibu tidak berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di
Posyandu Bunga Raya. Rendahnya jumlah kasus stunting yang ditemukan
mengindikasikan bahwa kejadian stunting pada lokasi penelitian kemungkinan
lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti pola asuh, sanitasi lingkungan, riwayat
penyakit infeksi, dan kondisi sosial ekonomi keluarga.
Kata Kunci: Pengetahuan Ibu, Status Pekerjaan Ibu, Stunting, Balita
STATUSPEKERJAANIBUDENGANKEJADIANSTUNTINGBALITA
DI POSYANDUBUNGARAYAPUSKESMASSIMPANGKAWATKOTA
JAMBI TAHUN2026
Demi Safitri
ABSTRAK
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan
dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama.
Meskipun tingkat pengetahuan ibu dan status pekerjaan ibu sering dianggap
sebagai faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting, hasil penelitian di
berbagai daerah masih menunjukkan temuan yang berbeda. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting
dan status pekerjaan ibu dengan kejadian stunting pada balita di Posyandu Bunga
Raya Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi Tahun 2026.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yang
dilaksanakan pada bulan Maret-Agustus 2026 di Posyandu Bunga Raya Wilayah
Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Populasi penelitian adalah seluruh
ibu yang memiliki balita sebanyak 39 responden. Sampel diambil menggunakan
teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tingkat pengetahuan
ibu dan status pekerjaan ibu serta data status gizi balita berdasarkan indeks tinggi
badan menurut umur (TB/U). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat
menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 20 responden
(51,3%), sebagian besar ibu tidak bekerja sebanyak 31 responden (79,5%), dan
sebagian besar balita tidak mengalami stunting sebanyak 36 balita (92,3%),
sedangkan balita yang mengalami stunting sebanyak 3 balita (7,7%). Hasil
analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan
ibu dengan kejadian stunting (p-value=0,605) dan tidak terdapat hubungan antara
status pekerjaan ibu dengan kejadian stunting (p-value=1,000). Kesimpulan
penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang stunting dan
status pekerjaan ibu tidak berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di
Posyandu Bunga Raya. Rendahnya jumlah kasus stunting yang ditemukan
mengindikasikan bahwa kejadian stunting pada lokasi penelitian kemungkinan
lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti pola asuh, sanitasi lingkungan, riwayat
penyakit infeksi, dan kondisi sosial ekonomi keluarga.
Kata Kunci: Pengetahuan Ibu, Status Pekerjaan Ibu, Stunting, Balita