Hubungan pengetahuan dan sikap mahasiswa terhadap pemanfaatan aromaterapi lavender untuk menurunkan kecemasan dalam pembelajaran di Fakultas universitas baiturahim
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Mauren Irawan ( 202261017)
Tahun:
2026
NIM Mahasiswa:
202261017
Nama Mahasiswa:
MAUREN IRAWAN
Nama Penulis:
Mauren Irawan
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Aromaterapi lavender, kecemasan, mahasiswa, pengetahuan, sikap
Abstract :
Kecemasan merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang dapat dialami
mahasiswa, terutama pada masa transisi ke perguruan tinggi akibat tuntutan
akademik, penyesuaian terhadap lingkungan belajar, serta tekanan dalam
menyelesaikan tugas dan ujian. Kondisi tersebut dapat memengaruhi konsentrasi,
prestasi belajar, dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Salah satu upaya
nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi kecemasan
adalah aromaterapi lavender (Lavandula angustifolia). Kandungan linalool dan
linalyl acetate pada minyak esensial lavender diketahui memiliki efek relaksasi
yang dapat membantu mengurangi kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap mahasiswa terhadap pemanfaatan
aromaterapi lavender untuk menurunkan kecemasan dalam pembelajaran di
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Baiturrahim Jambi. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam
penelitian ini berjumlah 98 mahasiswa semester 1 angkatan 2025, dengan sampel
sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan berbentuk
pilihan ganda dan kuesioner sikap menggunakan skala Likert yang telah melalui uji
validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 27
responden (54,0%) memiliki pengetahuan rendah dan 23 responden (46,0%)
memiliki pengetahuan tinggi. Sebanyak 31 responden (62,0%) memiliki sikap
negatif dan 19 responden (38,0%) memiliki sikap positif terhadap pemanfaatan
aromaterapi lavender. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,002 (p < 0,05),
sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap
mahasiswa terhadap pemanfaatan aromaterapi lavender untuk menurunkan
kecemasan dalam pembelajaran. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara pengetahuan dengan sikap mahasiswa terhadap pemanfaatan
aromaterapi lavender untuk membantu menurunkan kecemasan dalam
pembelajaran. Saran bagi mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan
mengenai pemanfaatan aromaterapi lavender sebagai salah satu upaya
nonfarmakologi yang dapat membantu mengurangi kecemasan selama proses
pembelajaran.
mahasiswa, terutama pada masa transisi ke perguruan tinggi akibat tuntutan
akademik, penyesuaian terhadap lingkungan belajar, serta tekanan dalam
menyelesaikan tugas dan ujian. Kondisi tersebut dapat memengaruhi konsentrasi,
prestasi belajar, dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Salah satu upaya
nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi kecemasan
adalah aromaterapi lavender (Lavandula angustifolia). Kandungan linalool dan
linalyl acetate pada minyak esensial lavender diketahui memiliki efek relaksasi
yang dapat membantu mengurangi kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap mahasiswa terhadap pemanfaatan
aromaterapi lavender untuk menurunkan kecemasan dalam pembelajaran di
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Baiturrahim Jambi. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam
penelitian ini berjumlah 98 mahasiswa semester 1 angkatan 2025, dengan sampel
sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan berbentuk
pilihan ganda dan kuesioner sikap menggunakan skala Likert yang telah melalui uji
validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 27
responden (54,0%) memiliki pengetahuan rendah dan 23 responden (46,0%)
memiliki pengetahuan tinggi. Sebanyak 31 responden (62,0%) memiliki sikap
negatif dan 19 responden (38,0%) memiliki sikap positif terhadap pemanfaatan
aromaterapi lavender. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,002 (p < 0,05),
sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap
mahasiswa terhadap pemanfaatan aromaterapi lavender untuk menurunkan
kecemasan dalam pembelajaran. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara pengetahuan dengan sikap mahasiswa terhadap pemanfaatan
aromaterapi lavender untuk membantu menurunkan kecemasan dalam
pembelajaran. Saran bagi mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan
mengenai pemanfaatan aromaterapi lavender sebagai salah satu upaya
nonfarmakologi yang dapat membantu mengurangi kecemasan selama proses
pembelajaran.