HUBUNGAN STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS HIDRASI PADA REMAJA DI SMP PGRI 4 KOTA JAMBI
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
Bella Dwita Anggraini
Tahun:
2026
NIM Mahasiswa:
202231031
Nama Mahasiswa:
BELLA DWITA ANGGRAINI
Nama Penulis:
BELLA DWITA ANGGRAINI
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Aktivitas fisik, status gizi, status hidrasi
Abstract :
Keseimbangan cairan tubuh merupakan hal yang sangat krusial, karena kehilangan cairan dapat mengganggu fungsi homeostasis hingga kematian. Status merupakan tanda keberhasilan zat gizi dalam tubuh yang memengaruhi komposisi total tubuh. Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang memerlukan pengeluaran energi. Status hidrasi merupakan indikator penilaian mencerminkan keseimbangan antara cairan yang masuk dan cairan yang keluar Tujuan dari dilakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan aktivitas fisik dengan status hidrasi pada remaja di SMP PGRI 4 Kota Jambi Tahun 2026. Desain peneitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional yag dilaksanakan pada bulan pada bulan Maret Tahun 2026. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 31 siswa di SMP PGRI 4 Kota Jambi. Data status gizi dilakukan dengan pengukuran antropometri, data aktivitas fisik dilakukan dengan penyebaran kuesioner (GPAQ), dan data status hidrasi dikumpulkan melalui pemeriksaan warna urin menggunakan metode Urine Color Chart (UCC). Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 13 siswa (42%), aktivitas fisik tinggi sebanyak 25 siswa (80,7%), serta status hidrasi yang tidak baik sebanyak 18 siswa (58%). Terdapat hubungan antara status gizi dengan status hidrasi (p-value = 0,049) dan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status hidrasi (p-value=0,115). Pada penelitian ini didapati bahwa persentase siwa dengan gizi tidak normal dan siswa dengan masalah hidrasi cukup tinggi. Disarankan agar pihak sekolah gencar dalam melakukan edukasi tentang pentingnya asupan gizi dan cairan bagi tubuh.