Hubungan self stigma dengan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Paal V Kota Jambi

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Mahvira
Tahun:
   2026
Nama Penulis:
 Mahvira (202221022)
Item Type:
 Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Kepatuhan minum obat, Self stigma, Tuberkulosis Paru
Abstract :
Tuberkulosis Paru merupakan penyakit yang disebabkan olehmycobacterium tuberculosis. Kunci keberhasilan dalam pengobatan terletak pada kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan adalah self stigma, adanya perasaan malu dari dalam diri penderita TB Paru dapat mengakibatkan pengobatan tidak teratur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan self stigma dengan kepatuhan minum obat pada penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Paal V. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita TB paru 3 bulan yang sedang menjalani pengobatan di Puskesmas Paal V Kota
Jambi sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 30 responden penelitian. Data diisi melalui pengisian kuesioner Stigma Scale for Chronic Illness (SSCI-8) dan Medication Adherence Report Scale (MARS-5), dan data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 responden (60%) mempunyai tingkat self stigma yang tinggi dan 21 responden (70%) patuh dalam mengkonsumsi obat anti tuberkulosis. Hasil uji statistik bivariat membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self stigma dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru dengan diperoleh nilai p-value = 0,049. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara self stigma dengan kepatuhan minum obat
pada penderita TB Paru. Layanan kesehatan di Puskesmas Paal V diharapkan dapat memberikan edukasi dan motivasi agar penderita TB Paru bisa menurunkan tingkat self stigma dan dapat mengoptimalkan kepatuhan pengobatannya.