PENGARUH TERAPI LABU SIAM (SECHIUM EDULE) DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
sri wahyuni (20250132041)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
SRI WAHYUNI
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
labu siam, hipertensi, ibu hamil, tekanan darah
Abstract :
PENGARUH LABU SIAM (SECHIUM EDULE) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL DENGAN HIPERTENSI
ABSTRAK
Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu serta janin di dunia. Menurut World Health Organization (2024), sekitar 510% kehamilan di seluruh dunia mengalami komplikasi dan Data terbaru dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi pada ibu hamil di Indonesia mencapai sekitar 9,7%. hipertensi.Tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti preeklamsia, eklampsia, persalinan prematur, gangguan pertumbuhan janin, solusio plasenta, hingga kematian ibu dan bayi. Penatalaksanaan hipertensi pada ibu hamil dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu terapi komplementer nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah labu siam. Labu siam mengandung kalium, flavonoid, vitamin C, alkaloid, serat, dan antioksidan yang berperan sebagai vasodilator, meningkatkan ekskresi natrium melalui efek diuretik, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta memperbaiki fungsi endotel pembuluh darah sehingga membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh labu siam terhadap tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi berdasarkan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan menelaah artikel penelitian yang diperoleh melalui Google Scholar pada rentang tahun 20212025. Sebanyak lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa pemberian labu siam, baik dalam bentuk jus maupun air rebusan, efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada ibu hamil dengan hipertensi. Seluruh penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah setelah intervensi, dengan sebagian besar memperoleh hasil uji statistik yang signifikan (p < 0,05). Dengan demikian, labu siam dapat dijadikan sebagai alternatif terapi komplementer nonfarmakologis yang aman, mudah diperoleh, ekonomis, dan efektif untuk membantu mengendalikan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi.
Kata Kunci: labu siam, hipertensi, ibu hamil, tekanan darah
ABSTRAK
Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu serta janin di dunia. Menurut World Health Organization (2024), sekitar 510% kehamilan di seluruh dunia mengalami komplikasi dan Data terbaru dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi pada ibu hamil di Indonesia mencapai sekitar 9,7%. hipertensi.Tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti preeklamsia, eklampsia, persalinan prematur, gangguan pertumbuhan janin, solusio plasenta, hingga kematian ibu dan bayi. Penatalaksanaan hipertensi pada ibu hamil dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu terapi komplementer nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah labu siam. Labu siam mengandung kalium, flavonoid, vitamin C, alkaloid, serat, dan antioksidan yang berperan sebagai vasodilator, meningkatkan ekskresi natrium melalui efek diuretik, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta memperbaiki fungsi endotel pembuluh darah sehingga membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh labu siam terhadap tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi berdasarkan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan menelaah artikel penelitian yang diperoleh melalui Google Scholar pada rentang tahun 20212025. Sebanyak lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa pemberian labu siam, baik dalam bentuk jus maupun air rebusan, efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada ibu hamil dengan hipertensi. Seluruh penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah setelah intervensi, dengan sebagian besar memperoleh hasil uji statistik yang signifikan (p < 0,05). Dengan demikian, labu siam dapat dijadikan sebagai alternatif terapi komplementer nonfarmakologis yang aman, mudah diperoleh, ekonomis, dan efektif untuk membantu mengendalikan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi.
Kata Kunci: labu siam, hipertensi, ibu hamil, tekanan darah