PERSEPSI PERAWAT TERHADAP PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DENGAN RISIKO JATUH DI POLIKLINIK BEDAH : LITERATUR REVIEW
Categorie(s):
skripsi
Author(s):
Rika Kurniawati (20250122205)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
RIKA KURNIAWATI
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Budaya keselamatan pasien, Persepsi perawat, Risiko jatuh
Abstract :
Keselamatan pasien merupakan salah satu indikator utama dalam peningkatan mutu
pelayanan kesehatan. Salah satu kejadian yang sering terjadi di fasilitas pelayanan
kesehatan adalah risiko jatuh pada pasien yang dapat menimbulkan cedera serta
memperpanjang masa perawatan. Perawat memiliki peran penting dalam penerapan
budaya keselamatan pasien, terutama dalam melakukan upaya pencegahan risiko
jatuh. Persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien dapat mempengaruhi
sikap dan perilaku dalam praktik klinis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
dan mensintesis hasil-hasil penelitian mengenai persepsi perawat terhadap
penerapan budaya keselamatan pasien dalam pencegahan risiko jatuh. Penelitian ini
menggunakan metode literature review dengan menelusuri artikel ilmiah melalui
beberapa basis data seperti Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan
rentang tahun publikasi 20202024. Proses seleksi artikel dilakukan menggunakan
metode PRISMA. Berdasarkan proses seleksi tersebut diperoleh tujuh artikel
penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan
sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi perawat terhadap budaya
keselamatan pasien berperan penting meningkatkan kualitas pelayanan serta
mendukung implementasi upaya pencegahan risiko jatuh. Beberapa faktor yang
mempengaruhi persepsi perawat meliputi dukungan organisasi, kepemimpinan,
komunikasi tim serta pelatihan keselamatan pasien. Selain itu, penerapan budaya
keselamatan pasien yang baik dapat meningkatkan kepatuhan perawat dalam
melakukan pengkajian risiko jatuh dan pencegahan yang tepat. Kesimpulan
penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan budaya keselamatan pasien serta
peningkatan persepsi positif perawat terhadap keselamatan pasien merupakan
strategi penting dalam mencegah risiko jatuh dan meningkatkan mutu pelayanan
kesehatan. Oleh karena itu, disarankan adanya dukungan organisasi, pelatihan
berkelanjutan, serta penguatan sistem keselamatan pasien di fasilitas pelayanan
kesehatan.
pelayanan kesehatan. Salah satu kejadian yang sering terjadi di fasilitas pelayanan
kesehatan adalah risiko jatuh pada pasien yang dapat menimbulkan cedera serta
memperpanjang masa perawatan. Perawat memiliki peran penting dalam penerapan
budaya keselamatan pasien, terutama dalam melakukan upaya pencegahan risiko
jatuh. Persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien dapat mempengaruhi
sikap dan perilaku dalam praktik klinis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
dan mensintesis hasil-hasil penelitian mengenai persepsi perawat terhadap
penerapan budaya keselamatan pasien dalam pencegahan risiko jatuh. Penelitian ini
menggunakan metode literature review dengan menelusuri artikel ilmiah melalui
beberapa basis data seperti Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan
rentang tahun publikasi 20202024. Proses seleksi artikel dilakukan menggunakan
metode PRISMA. Berdasarkan proses seleksi tersebut diperoleh tujuh artikel
penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan
sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi perawat terhadap budaya
keselamatan pasien berperan penting meningkatkan kualitas pelayanan serta
mendukung implementasi upaya pencegahan risiko jatuh. Beberapa faktor yang
mempengaruhi persepsi perawat meliputi dukungan organisasi, kepemimpinan,
komunikasi tim serta pelatihan keselamatan pasien. Selain itu, penerapan budaya
keselamatan pasien yang baik dapat meningkatkan kepatuhan perawat dalam
melakukan pengkajian risiko jatuh dan pencegahan yang tepat. Kesimpulan
penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan budaya keselamatan pasien serta
peningkatan persepsi positif perawat terhadap keselamatan pasien merupakan
strategi penting dalam mencegah risiko jatuh dan meningkatkan mutu pelayanan
kesehatan. Oleh karena itu, disarankan adanya dukungan organisasi, pelatihan
berkelanjutan, serta penguatan sistem keselamatan pasien di fasilitas pelayanan
kesehatan.